Cekricek.id - Terkadang ada wanita yang rela menjadi seorang budak nafsu hanya karena berbagai alasan. Selain daripada aspek ekonomi seperti halnya seorang wanita yang bernama Tata rela menjadi budak nafsu dikarenakan mengamankan nilainya. Semua hal tersebut diungkapkannya ketika berbincang bersama Nikita Mirzani dalam tayangan nasional YouTube Opera entertainment mengutip pada Senin (17/10/20222).
Tata yang saat itu memilih untuk mengenakan masker bercerita jika dirinya sejak kecil sudah mengalami berbagai hal-hal kurang menyenangkan. Termasuk diantaranya pelecehan seksual hal tersebut bahkan dimulai sejak dirinya masih duduk di bangku kelas 1 SD.
Kejadian berulang kembali ketika dirinya naik ke kelas 4 SD dan sempat dicabuli oleh seorang guru ngaji.
“Kalau dari pelecehan seorang guru itu pernah guru ngaji kayak diajakin mandi bareng itu pas saat SD kelas 4,” ucapnya.
Gurunya sekolahnya juga melakukan tindakan serupa dengan melakukan hal-hal yang sangat tidak sepatut dilakukan oleh seorang guru. Contohnya saja guru pria tersebut sengaja mendekat apabila anak-anaknya sedang mengerjakan PR dengan memasukkan tangannya ke dalam rok yang dikenakan oleh siswi perempuan.
Dilanjutkan oleh Tata bahwa hal tersebut tidak hanya dialaminya seorang diri. Melainkan banyak anak perempuan yang justru juga mengalami kejadian tidak menyenangkan ini.
Nasibnya semakin nahas menginjak bangku SMP karena pernah dirudpaksa oleh orang tidak dikenal. Ketika itu dirinya kebetulan pulang sekolah saat menjelang magrib.
“Waktu kelas 2 SMP pernah diperkosa di luar sekolah karena aku kan sekolah siang pulang magrib,” lanjutnya.
Dengan semua ini, keinginan hatinya masih sangat keras untuk tetap bersekolah. Apalagi ia merupakan anak satu-satunya dari kedua orang tuanya yang terkenal akan sifatnya yang begitu tegas.
Mengingat kesulitan biaya dari kedua orang tuanya memutuskan untuk melakukan praktek open bo. Tapi siapa sangka jika pada saat itu ia justru jatuh ke tangan salah seorang guru di sekolahnya.
“Waktu itu orang tua kebun terbiaya Tata bingung padahal pengen sekolah gitu kan jadi akhirnya aku coba open bo. Terus chatting di Facebook gitu kayak ada grupnya ketemulah sama guru ini guru SMA Tata.”
Jadi Budak Nafsu

Hingga akhirnya berbagai pertemuan seringnya lakukan dengan guru tersebut walau juga masih melakukan praktek open bo kepada pihak lainnya.
Untuk satu kali permainan ia memasang tarif sekitar 500.000 semua hal tersebut digunakan untuk pembayaran uang sekolah.
Hingga suatu ketika guru bahasa Inggrisnya tersebut menyatakan bahwasanya nilai ujiannya sangatlah rendah. Terlebih lagi akan ada ulangan, jadi untuk mengamankan nilai guru tersebut mengajaknya ke suatu tempat.
Dikarenakan ia yang takut nilai rendah dan dimarahi orang tua memutuskan untuk menerima ajakan itu. Ketika itu dirinya sangat pasrah bahkan tidak tahu hendak dibawa kemana yang terpenting dalam pemikirannya adalah bisa mendapatkan nilai yang aman. Serta tidak akan lagi menjadi sasaran amukan dari kedua orang tuanya.
“Tapi setelah itu tadi diajakin buat ke Jakarta gitu terus dia ngejanjiin tata buat dapat nilai yang bagus.”
Ternyata pada saat itu gurunya tersebut malah membawanya ke Jakarta tepatnya ke sebuah apartemen. Sementara di sana sudah ditunggu oleh tiga pasang perempuan dan laki-laki hingga akhirnya guru tersebut justru mengajaknya untuk pesta 'mantap-mantap'.
Baca Juga: Viral Video Sepasang Kekasih 'Mantap-mantap' di Tempat Umum, Masa Bodoh dengan Orang Banyak
Dirinya menjadi anak yang paling kecil jika dibandingkan dengan semua orang yang berada di situ. Semuanya ini membuat dirinya menjadi semakin takut untuk berhubungan walau beberapa kesempatan usai tamat SMA ia justru menikmati pergaulan bebas ini.