Hukum Cinta Suami Orang, Ini Kata Ustaz Abdul Somad

Apa hukum cinta suami orang? Cinta tidak bisa dipilih, cinta datang dengan sendirinya, lalu apakah cinta pada suami atau pun istri orang itu diperbolehkan dalam Islam?

UAS. [Foto: Instagram]

Apa hukum cinta suami orang? Cinta tidak bisa dipilih, cinta datang dengan sendirinya, lalu apakah cinta pada suami atau pun istri orang itu diperbolehkan dalam Islam?

Cekricek.id - Zaman kini kerap terjadi isu perselingkuhan suami atau pun istri dengan orang lain. Tentunya perselingkuhan ini sangat mengganggu pasangan lain. Bahkan tidak jarang ditemui sebuah rumah tangga yang retak karena pasangannya berselingkuh dengan orang lain.

Salah satu yang membuat seseorang bisa berselingkuh dari pasangannya ialah karena cinta. Tak jarang ditemui mereka yang nekat merebut suami atau istri orang lain karena ia cinta pada suami atau pun istri orang lain itu.

Perihal cinta sendiri tidak bisa dipaksakan dan juga tidak bisa dielakkan. Pasalnya, cinta datang dengan sendirinya dari hati seseorang. Bahkan cinta bida datang dalam sekali pandangan, alias pandangan pertama.

Seseorang bisa jatuh cinta pada lawan jenisya meskipun baru pertama kali bertemu. Cinta pada seseorang tidaklah suatu perbuatan yang salah. Namun, bagaimana jika seseorang mencintai orang yang sudah memiliki pasangan?

Apakah boleh seseorang mencintai orang yang sudah memiliki suami atau pun istri. Lantas, bagaiamana hukumnya jika seseorang mencintai suami atau pun istri orang.

Hukum Cinta Suami Orang Menurut Ustaz Abdul Somad

Apa hukum cinta suami orang? Cinta tidak bisa dipilih, cinta datang dengan sendirinya, lalu apakah cinta pada suami atau pun istri orang itu diperbolehkan dalam Islam?
UAS. [Foti: Ist]

Suatu waktu dalam ceramah, inilah hukum cinta suami orang menurut Ustaz Abdul Somad. Saat itu, UAS mendapatkan pertanyaan hal tersebut dari salah seorang jamaahnya.

"Ustaz apa hukumnya wanita yang cinta suami orang?" ujar sang ustaz membacakan pertanyaan jamaahnya itu.

Sang ustaz lantas menjelaskan perihal cinta yang ada pada seseorang yang dijatuhkannya pada orang lain yang sudah memiliki pasangan. Menurut sang ustaz, hidup ini ada yang bisa memilih dan ada yang tidak bisa kita pilih.

Perihal cinta, menurut sang ustaz tidak bisa memilih. Cinta datang dengan sendirinya dari hati seseorang.

"Maka ketika Engkau cinta kepada rang tidak bisa dipaksakan," ujar sang ustaz.

Begitu juga sebaliknya menurut ustaz UAS juga tidak bisa dihentikan atau pun dihilangkan.

"Makanya Qais tidak bisa meninggalkan Laila karena hatinya sudah tertawan sampai akhirnya Qais itu gila dan Qais adalah orang yang sembuh ditepi Ka'bah, Ayahnya berdo'a di tepi Ka'bah," jelas UAS.

"Dan ketika Qais sehat, makan ditanya oleh orang. Qais kau suka dunia beserta isinya atau Laila? Qais menjawab dengan tegas bahwa dirinya lebih menyukai debu yang menempel di sandal Laila lebih dicintainya dari pada dunia berserta isinya," tambah ustaz menjabarkan.

Dari kisah Qais dan Laila dapat diambil hikmahnya bahwa cinta dapat mengalahkan semuanya. Namun kendati cinta tak bisa dielakkan, namun snag ustaz menegaskan bahwa jika seseorang cinta pada pasangan orang lain, itu merupakan hal yang salah.

"jangan sampai kita dikelabui oleh cinta, apalagi mencintai bini orang," seloroh sang ustaz.

Sehingga hal yang bisa dilakukan menurut UAS ialah membuang semua yang terkait dengan orang yang dicintai itu. Setelah itu kita dapat berdo'a kepada Allah untuk melupakan orang yang dicintai itu.

"Buanglah semua yang terkait dengan dia, buang nomoh hpnya, delete dari FB and Friend, jangan lewat di depan rumahnya, buag semuanya. Setelah itu berdo'a lah kepada Allah supaya Allah membuat terlupa," lanjut sang ustaz menjelaskan.

"Ya Allah lumpuhkanlah otakku agar Aku tidak lagi mengingat dia, mudah-mudahan Allah membuat kita lupa semua dari mantan-mantaan insyaAllah," do'a sang ustaz menjawab pertanyaan tersebut.

Nah itulah hukum cinta suami orang menurut Ustaz Abdul Somad.

Baca Juga

Berita Riau Hari Ini: 34.271 Warga Riau Hafidz Al-Quran Berkat Program Satu Guru Hafidz Satu Desa
34.271 Warga Riau Hafidz Al-Quran Berkat Program Satu Guru Hafidz Satu Desa
Bayar Zakat Fitrah Online, Sahkah? Ini Penjelasannya!
Bayar Zakat Fitrah Online, Sahkah? Ini Penjelasannya!
Berita Riau Hari Ini: Pembayaran Zakat, Infak, dan Sedekah di Riau Bisa Pakai QRIS
Pembayaran Zakat, Infak, dan Sedekah di Riau Bisa Pakai QRIS
Cekricek.id - KazanForum 2024: Jendela Baru Pasar Halal Rusia ke Dunia
KazanForum 2024: Jendela Baru Pasar Halal Rusia ke Dunia
Cekricek.id - Mengungkap Teka-teki Yajauj Majuj dalam Lintas Budaya
Mengungkap Teka-teki Yajuj Majuj dalam Lintas Budaya
Mengapa Beberapa Negara Islam Memilih Tidak Merayakan Maulid Nabi?
Mengapa Beberapa Negara Islam Memilih Tidak Merayakan Maulid Nabi?