Pasal 567 KUHP (Kitab Undang-undang Hukum Pidana)

Pasal KUHP Baru (Kitab Undang-undang Pidana)

Ilustrasi: KUHP (Kitab Undang-undang Pidana). [Canva]

Pasal 567 KUHP masuk dalam Buku Kedua Tentang Tindak Pidana, BAB XXXI Tindak Pidana Pelayaran, Bagian Keempat Penyalahgunaan Wewenang dan Pelanggaran Kewajiban oleh Nakhoda Kapal.

Pasal 567 KUHP

Nakhoda Kapal Indonesia yang tidak memenuhi kewajiban untuk mencatat dan memberitahukan kelahiran atau kematian orang yang berada di Kapal selama waktu berlayar sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, dipidana dengan pidana denda paling banyak kategori II.

Penjelasan Pasal 567 KUHP

Ketentuan ini berkaitan dengan adanya suatu kewajiban untuk melakukan pencatatan setiap kelahiran atau kematian. Hal ini untuk kepentingan administrasi kependudukan. Apabila kelahiran atau kematian terjadi di laut kewajiban melakukan pencatatan dibebankan kepada Nakhoda Kapal.

Referensi
Undang-undang No. 1 Tahun 2023 Tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Courtesy of Cekricek.id.

Dapatkan update berita terkini dan berita terbaru Cekricek.id melalui Google News.

Baca Juga

Pasal KUHP Baru (Kitab Undang-undang Pidana), Pasal 620 KUHP
Pasal 620 KUHP (Kitab Undang-undang Hukum Pidana)
Pasal KUHP Baru (Kitab Undang-undang Pidana)
Pasal 618 KUHP (Kitab Undang-undang Hukum Pidana)
Pasal KUHP Baru (Kitab Undang-undang Pidana)
Pasal 615 KUHP (Kitab Undang-undang Hukum Pidana)
Pasal KUHP Baru (Kitab Undang-undang Pidana)
Pasal 614 KUHP (Kitab Undang-undang Hukum Pidana)
Pasal KUHP Baru (Kitab Undang-undang Pidana)
Pasal 577 KUHP (Kitab Undang-undang Hukum Pidana)
Pasal KUHP Baru (Kitab Undang-undang Pidana), Pasal 622 KUHP
Pasal 568 KUHP (Kitab Undang-undang Hukum Pidana)