Pengiriman PC Dunia Anjlok 21 Persen akibat Harga RAM Melonjak

A A

Papan induk laptop dengan modul RAM terpasang. [Foto: Siarhei Besarab/Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0]

  • Pengiriman PC global turun 21 persen menjadi 57 juta unit pada kuartal ketiga 2026.
  • Penurunan dipicu kenaikan harga RAM, SSD, dan cip dari Intel, AMD, serta Qualcomm.
  • Pengiriman ponsel pintar pada kuartal yang sama juga menyentuh titik terendah dalam 14 tahun.
  • Counterpoint memperkirakan pengiriman PC anjlok 27 persen pada kuartal keempat 2026.

Cekricek.id — Pengiriman PC di seluruh dunia anjlok 21 persen pada kuartal ketiga 2026 dibanding periode yang sama tahun lalu. Lonjakan harga RAM dan komponen lain membuat permintaan komputer baru merosot tajam.

Melansir laporan The Verge, Kamis (22/10/2026), data itu berasal dari lembaga riset Counterpoint Research. Total pengiriman PC sepanjang Juli hingga September tercatat 57 juta unit, sejalan dengan laporan IDC dan Omdia sebelumnya.

Penurunan ini terjadi setelah pengiriman PC tumbuh lebih dari dua tahun berturut-turut hingga kuartal kedua 2026. Dalam beberapa bulan terakhir, harga RAM, SSD, serta cip dari Intel, AMD, dan Qualcomm terus naik.

Kenaikan itu membuat harga berbagai perangkat ikut terkerek, mulai dari MacBook hingga Raspberry Pi. Pada kuartal yang sama, pengiriman ponsel pintar dunia juga menyentuh titik terendah dalam 14 tahun.

Baca juga Pengiriman Smartphone India Anjlok 26 Persen, Samsung Teratas

Analis senior Counterpoint Minsoo Kang mencatat sejumlah produsen kini memprioritaskan konfigurasi yang lebih mampu menyerap kenaikan harga komponen. Akibatnya, pilihan perangkat terjangkau bagi pembeli yang sensitif harga makin sedikit.

Beberapa produsen bahkan menghidupkan kembali teknologi lama, seperti RAM DDR4 dan kartu grafis berkapasitas 4 GB, untuk meredam kenaikan harga.

Counterpoint juga menyebut penurunan tahunan yang tajam ikut dipengaruhi tingginya pembelian pada kuartal ketiga 2025. Saat itu banyak orang membeli PC baru menjelang berakhirnya dukungan Windows 10, ditambah penyesuaian stok akibat tarif.

Baca juga iPhone Duo Resmi Dijual, Pembeli Antre di Apple Store Shanghai

Pasar PC diperkirakan belum akan pulih dalam waktu dekat. “Dengan pengiriman global yang diperkirakan anjlok 27 persen pada kuartal keempat 2026 dan cenderung datar pada 2027, stabilisasi jangan disalahartikan sebagai pemulihan,” kata Direktur Asosiasi Counterpoint David Naranjo.

Bagi konsumen, kondisi ini berarti harga laptop dan komputer baru kemungkinan masih akan tinggi setidaknya hingga tahun depan.

Baca juga Baru Tiga Bulan Menjabat, COO Pertama Xbox Helen Chiang Hengkang

Bagikan

Baca Juga

Yunani Larang Anak di Bawah 15 Tahun Pakai Media Sosial
Obat HIV Gratis di Sughd Tajikistan, Kematian Pasien Tetap Tinggi
Coretax Bikin Lapor Pajak Lebih Efisien, Relawan Tak Memperkuat
Baru Tiga Bulan Menjabat, COO Pertama Xbox Helen Chiang Hengkang
Dua Mantan Pejabat FBI Didakwa Terkait Kasus Laptop Hunter Biden
WHO Umumkan Uji Klinis Vaksin Ebola Dimulai di RD Kongo