Senator Republik Minta Trump Pecat Menhan Pete Hegseth

A A

Menteri Pertahanan Amerika Serikat Pete Hegseth berbicara dalam sebuah upacara di Pentagon, Washington, 26 Agustus 2026. [Foto: Evelyn Hockstein/Reuters via Al Jazeera]

Cekricek.id — Senator Amerika Serikat dari Partai Republik, Thom Tillis, meminta Presiden Donald Trump mencopot Menteri Pertahanan Pete Hegseth. Permintaan itu muncul setelah Menteri Angkatan Darat Dan Driscoll mengajukan pengunduran diri pada Senin (31/08/2026).

Tillis mewakili North Carolina di Senat, menurut laporan Al Jazeera, Rabu (02/09/2026). Perang dengan Iran yang dimulai 28 Februari 2026 sudah berjalan enam bulan, dan jajak pendapat University of Massachusetts yang dirilis 31 Agustus menunjukkan lebih dari dua pertiga warga Amerika tidak menyetujuinya.

Baca juga Trump Usul Selat Hormuz Diganti Nama Jadi Trump Strait

Tillis menyoroti cara Hegseth mengelola personel militer.

“Saya belum pernah menyaksikan pengelolaan yang lebih tidak cakap terhadap para pria dan perempuan pemberani yang mengabdi bagi negara kita,” katanya.

Baca juga Iran dan AS Saling Serang, 18 Tewas di Berbagai Kota

Ia menuding menteri itu menghindari pekerjaan pokoknya. “Dia terintimidasi oleh kecakapan dan lari ke perang budaya alih-alih dengan tenang mengurus pekerjaan penting pertahanan nasional kita serta kesehatan dan kesejahteraan pasukan kita,” ujarnya.

Tillis lalu menyampaikan permintaannya secara langsung. “Saya mendesak Presiden mencari pemimpin baru di Pentagon yang akan mempertahankan dan memberdayakan talenta militer kita, bukan mengecilkannya,” katanya.

Baca juga Menhan Israel: Tak Ada Solusi Gaza Tanpa Migrasi Warga

Ia menilai pengunduran diri Driscoll memperlebar kekosongan kepemimpinan. “Sebaliknya, dia menciptakan kekosongan kepemimpinan di puncak jajaran militer kita,” kata Tillis.

Pentagon, Hegseth, maupun Gedung Putih belum menanggapi permintaan senator tersebut.

Bagikan

Baca Juga

Prancis Larang Demo di Kota Besar, Macron Salahkan Kelompok Kiri
Prancis Tolak Tudingan Trump soal Migran di Balik Kerusuhan
Rusia Gempur Kyiv Usai Witkoff Temui Putin, 22 Orang Terluka
Garda Revolusi Ancam Serang Negara Tetangga Bila AS Serang Iran
Kabut Asap Indonesia Picu Desakan Seret Pembakar Lahan ke Hukum
Suami Merantau, Istri Remaja Bangladesh Jarang Memakai KB Modern