Menhan Israel: Tak Ada Solusi Gaza Tanpa Migrasi Warga

A A

Anak-anak Palestina menonton film kartun pada pemutaran film keliling di kamp pengungsian di Kota Gaza. Foto arsip. [Foto: Dawoud Abu Alkas/Reuters via Al Jazeera]

Cekricek.id — Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menyatakan negaranya masih menghendaki warga Palestina meninggalkan Jalur Gaza dan menyebut tidak ada solusi tanpa perpindahan itu. Pernyataan tersebut bertentangan dengan naskah kesepakatan gencatan senjata 12 poin yang didukung Amerika Serikat.

Katz berbicara dalam sebuah konferensi pada Rabu, menurut laporan Al Jazeera, Rabu (02/09/2026). Gencatan senjata di Gaza mulai berlaku sejak Oktober 2025.

Baca juga Iran dan AS Saling Serang, 18 Tewas di Berbagai Kota

Ia menempatkan perpindahan penduduk sebagai syarat penyelesaian.

“Pada akhirnya, tidak ada solusi nyata bagi Gaza tanpa migrasi ini,” katanya.

Baca juga Putin: Kami Tidak Bernegosiasi dengan Teroris

Menurut Katz, rencana itu belum dibatalkan Washington. “Saat ini, Trump belum membatalkannya; ia membekukannya,” ujarnya.

Ia menyatakan tetap membutuhkan dukungan Amerika Serikat. “Saya pikir pada akhirnya tidak ada solusi lain, demi kepentingan semua orang. Tetapi agar itu terjadi, kami membutuhkan Amerika Serikat, dan saatnya akan tiba,” katanya.

Baca juga Von der Leyen: Insiden Drone Rusia Kini Jadi Hal Biasa

Naskah gencatan senjata menyatakan tidak ada yang akan dipaksa meninggalkan Gaza dan mereka yang ingin pergi bebas kembali. Senator Amerika Serikat dari Partai Demokrat, Chris Van Hollen, menanggapi pernyataan Katz dengan menyerukan agar negaranya berhenti terlibat.

“Kita harus mengakhiri keterlibatan kita,” katanya. Gedung Putih belum menanggapi pernyataan Menteri Pertahanan Israel tersebut.

Bagikan

Baca Juga

Prancis Larang Demo di Kota Besar, Macron Salahkan Kelompok Kiri
Prancis Tolak Tudingan Trump soal Migran di Balik Kerusuhan
Rusia Gempur Kyiv Usai Witkoff Temui Putin, 22 Orang Terluka
Garda Revolusi Ancam Serang Negara Tetangga Bila AS Serang Iran
Kabut Asap Indonesia Picu Desakan Seret Pembakar Lahan ke Hukum
Suami Merantau, Istri Remaja Bangladesh Jarang Memakai KB Modern