Cekricek.id — Bank sentral Belanda memindahkan 86 ton emas dari Amerika Serikat dan Kanada ke Inggris dengan alasan gejolak geopolitik. Porsi cadangan emas Belanda yang disimpan di London naik dari 18,1 persen menjadi 32,1 persen.
Total cadangan emas Belanda 612,4 ton dan bernilai 72,2 miliar euro pada akhir 2025, menurut laporan Euronews, Rabu (02/09/2026). Setelah perpindahan, penyimpanan terbagi menjadi 18,5 persen di New York, 18,5 persen di Ottawa, 32,1 persen di London, dan 30,8 persen di dalam negeri.
Baca juga Harga Emas Tertinggi Tiga Bulan, Perak Tembus US$70
Presiden De Nederlandsche Bank, Olaf Sleijpen, menyebut langkah itu memperbaiki kesiapan pemakaian cadangan.
“Dengan langkah ini, kami memperbaiki kesiapan pemanfaatan cadangan emas. Kami berasumsi tidak akan pernah perlu memakai emas itu, tetapi tetap perlu memperkuat ketahanan dan kesiapsiagaan kami,” katanya.
Baca juga Von der Leyen: Insiden Drone Rusia Kini Jadi Hal Biasa
Bank sentral itu menyatakan London menjadi lokasi yang paling cepat dijangkau bila terjadi krisis.
Lebih dari 27 ton emas fisik dipindahkan dari Amerika Serikat dan Kanada ke Zeist, Belanda, sementara jumlah setara 27 ton dipindahkan dari Zeist ke London.
Baca juga Imbal Hasil Obligasi Jepang 3 Persen, Pertama Sejak 1996
Menurut bank sentral, penggabungan transaksi jual beli dengan pengangkutan fisik membuat risiko pemindahan emas dalam jumlah besar tersebar.
Bank sentral belum menyebutkan biaya seluruh proses pemindahan maupun kapan tahap terakhirnya rampung.














