Spanyol Kehilangan 162.840 Pekerjaan pada Agustus 2026

A A

Foto terkait laporan pasar kerja Spanyol. [Foto: Euronews]

Cekricek.id — Spanyol kehilangan 162.840 pekerjaan pada Agustus 2026 dan mencatat 44.419 pendaftaran pengangguran baru. Meski begitu, jumlah penganggur 2,356 juta orang merupakan yang terendah untuk bulan Agustus sejak 2007.

Dalam setahun terakhir tercipta 680 ribu pekerjaan, menurut laporan Euronews, Rabu (02/09/2026). Tingkat pengangguran pada akhir kuartal kedua 2026 tercatat 9,87 persen, terendah sejak kuartal pertama 2008.

Baca juga Inflasi Zona Euro Naik ke 3,3 Persen, Energi Melonjak

Wakil Perdana Menteri Kedua sekaligus Menteri Ketenagakerjaan Spanyol, Yolanda Díaz, menyebut kenaikan itu berulang setiap tahun.

“Seperti yang terjadi setiap musim panas, ketika liburan berakhir, pengangguran naik karena pekerjaan musiman,” katanya.

Baca juga Ekonom ECB: Guncangan Pasokan Energi Dominasi Inflasi

Sektor pendidikan menyumbang kehilangan lebih dari 78 ribu pekerjaan pada bulan tersebut.

Menteri Inklusi, Jaminan Sosial, dan Migrasi, Elma Saiz, menyebut capaian setahun terakhir sebagai “pertumbuhan pekerjaan bersejarah”.

Baca juga Bank Dunia: Ekonomi Lebanon Menyusut 6,4 Persen 2026

Sebanyak 337.917 pekerja asing menjalani regularisasi lewat proses integrasi. Jumlah pekerja asing yang menyetor iuran jaminan sosial melampaui 3,5 juta orang atau 15,9 persen dari angkatan kerja.

Pemerintah Spanyol belum menyampaikan proyeksi pasar kerja untuk September.

Bagikan

Baca Juga

Panorama Kota Kairo dengan masjid bersejarah
Xi Jinping ke Mesir Bawa Agenda Energi dan Kecerdasan Buatan
Pompa angguk di ladang minyak
Venezuela Serahkan Kendali Seperlima Ladang Minyak ke AS
Presiden Bank Sentral Eropa Christine Lagarde
Ekonom ECB: Guncangan Pasokan Energi Dominasi Inflasi
Komisioner Perdagangan Uni Eropa Maros Sefcovic
Uni Eropa Beri Tenggat Oktober untuk China soal Dagang
Petugas satuan intervensi khusus kepolisian Belanda bertugas di sebuah desa
34 Ditangkap Seusai Baku Tembak Geng di Timur Belanda
Christine Lagarde dan Satsuki Katayama tiba pada pertemuan menteri keuangan G20
Imbal Hasil Obligasi Jepang 3 Persen, Pertama Sejak 1996