Cekricek.id — Kepolisian Belanda menangkap 34 orang seusai baku tembak di Desa Overasselt, Belanda timur, yang menewaskan seorang penjaga keamanan berusia 51 tahun dan melukai dua polisi, Selasa (01/09/2026) sekitar pukul 04.00 waktu setempat.
Para tersangka berasal dari Belanda, Belgia, Prancis, dan Aljazair, menurut laporan Al Jazeera, Selasa (01/09/2026). Senjata, perangkat penyimpan data, dan sejumlah kendaraan disita di lokasi.
Baca juga Pria Bersenjata Pedang Serang Sekolah di Swedia
Kepala Kepolisian Regional, Jolanda Aalbers, menggambarkan situasi saat aparat tiba di lokasi.
“Ketika unit polisi pertama tiba di lokasi, tembakan langsung dilepaskan. Itu peristiwa yang luar biasa traumatis,” katanya.
Baca juga Hichilema Dilantik Lagi, Rival Ditahan Tuduhan Makar
Menteri Kehakiman dan Keamanan Belanda, David van Weel, menyebut peristiwa itu tindakan kekerasan yang mengerikan dan menyatakan penyelidikan masih berjalan.
Jaksa menyatakan penembakan berkaitan dengan konflik yang berlangsung lama, dengan kemungkinan kaitan pada gembong narkoba Jos Leijdekkers. Rumah yang sama pernah ditembaki belasan kali dalam satu insiden tahun lalu.
Baca juga Rusia Gempur Kyiv Semalaman, 12 Tewas dan 21 Terluka
Dua polisi yang terluka tidak dalam kondisi mengancam jiwa.
Kepolisian belum menyebutkan berapa banyak dari 34 orang itu yang akan dijerat dan pasal apa yang disangkakan.














