Cekricek.id — Serangan rudal dan drone Rusia sepanjang malam menewaskan sedikitnya 12 orang dan melukai 21 lainnya di Kota Kyiv dan wilayah sekitarnya, Selasa (01/09/2026). Delapan korban tewas jatuh di dalam kota, termasuk dua anak di antara mereka yang terluka.
Empat korban lain tewas di wilayah Kyiv, sementara 50 orang dievakuasi dari sebuah gedung di Boryspil, menurut laporan Al Jazeera, Selasa (01/09/2026). Rusia menerbangkan 2.800 drone dalam enam hari terakhir dan sekitar 60 persen di antaranya berhasil dicegat.
Baca juga Rusia Siap Dengar Ide Baru Akhiri Perang Ukraina
Kepala Administrasi Militer Wilayah Kyiv, Tymur Tkachenko, menyebut serangan itu berlangsung besar-besaran.
“Wilayah Kyiv diserang secara masif oleh rudal dan drone penyerang Rusia tadi malam,” katanya.
Baca juga Drone Rusia Rusak Pos Lintas Batas Ukraina-Moldova
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menghubungkan besarnya korban dengan kemampuan pertahanan udara.
“Rusia selalu merancang serangannya secara khusus untuk menimbulkan kerusakan sebesar mungkin bagi kehidupan warga, dan itu berhasil hanya ketika kemampuan pertahanan udara tidak memadai,” ujarnya.
Baca juga Turki Minta Interpol Terbitkan Red Notice untuk Netanyahu
Juru bicara Angkatan Udara Ukraina, Yurii Ihnat, menyatakan Rusia kini menerbangkan drone yang lebih sulit dijatuhkan.
Belum ada pernyataan dari Kremlin mengenai serangan tersebut, dan jumlah rudal yang ditembakkan belum diumumkan pihak Ukraina.














