Wanita Ini Mengalami Pelecehan di Restoran karena Tidak Mengenakan Bra

Wanita Ini Mengalami Pelecehan di Restoran karena Tidak Mengenakan Bra

Wanita Ini Mengalami Pelecehan di Restoran karena Tidak Mengenakan Bra. [Ist]

Seorang wanita dengan kondisi medis yang membuatnya tidak bisa mengenakan bra mengalami pengalaman tidak menyenangkan di sebuah restoran.

Cekricek.id, Internasional - Seorang wanita bernama Kaylah Ingemi, yang menderita sindrom Ehlers-Danlos, baru-baru ini mengalami pengalaman tidak menyenangkan saat makan malam di sebuah restoran. Kondisi medisnya membuatnya tidak bisa mengenakan bra, karena tali bra bisa merasa seperti menggali kulitnya yang rapuh. Namun, keputusannya untuk tidak mengenakan bra seringkali mendapatkan tanggapan negatif.

Dilansir DailyStar, kejadian ini terjadi saat Kaylah dan pacarnya, Ayoub Bezzaz, sedang menikmati makan malam seafood yang diatur sebagai kejutan oleh Ayoub. Pasangan ini, yang berasal dari Massachusetts, AS, pertama kali menyadari bahwa mereka menjadi pusat perhatian ketika hidangan tiram segar mereka datang.

Mereka mencoba mengabaikan sekelompok wanita yang tampaknya sedang berpesta dan menatap mereka. Namun, komentar kasar dari seorang pengunjung restoran lain membuat mereka memutuskan untuk meninggalkan restoran.

Kaylah mengingat, "Saya hanya pergi makan malam di hari ulang tahun saya bersama pacar saya. Kami mencoba mengabaikan mereka, kami hanya sibuk dengan urusan kami sendiri. Mereka berdiri dan berjalan di belakang pacar saya di meja dan berkata sesuatu seperti 'Hei lihat, itu dia yang kami bicarakan' dan kemudian mereka memiringkan kepala mereka dan melihat dada saya."

Pasangan ini memutuskan untuk meninggalkan restoran tanpa memesan makanan penutup. Mereka berusaha untuk tidak membiarkan insiden tersebut merusak hari ulang tahun Kaylah, tetapi Kaylah merasa "putus asa".

Setelah berbagi pengalamannya secara online, Kaylah menerima banyak komentar dukungan. Dia mengatakan, "Saya tidak mengharapkan orang-orang [online] akan begitu pengertian. Responsnya sangat mengharukan."

Baca juga:

Dia menambahkan, "Saya akan mengatakan kepada wanita lain di luar sana, lakukan apa yang membuat Anda nyaman karena tidak peduli apa, orang akan memiliki pendapat tentang itu. Anda tidak seharusnya menekan kenyamanan dan kebahagiaan Anda hanya untuk orang lain yang Anda tidak akan pernah lihat lagi dalam hidup Anda."

Baca Juga

Warga dan tim penyelamat menggunakan ekskavator mencari jenazah korban longsor TPA Dar-es-Salam, Conakry
Longsor TPA Guinea Tewaskan 30 Orang
Kapal kargo bersandar di kawasan industri baja yang terdampak sengketa tarif Amerika Serikat dan Kanada.
Kanada Balas Tarif 50 Persen AS, Negosiasi Disetop
Bangunan yang hancur setelah serangan udara di wilayah pedalaman Myanmar.
Serangan Udara Myanmar di Biara Buddha Tewaskan 14 Orang
Asap hitam membumbung dari blok apartemen yang terkena serangan udara di Ukraina.
Rusia Siap Dengar Ide Baru Akhiri Perang Ukraina
Bangunan pos lintas batas yang rusak berat setelah serangan drone di kawasan perbatasan Ukraina.
Drone Rusia Rusak Pos Lintas Batas Ukraina-Moldova
Petugas berpakaian pelindung lengkap menangani penanggulangan wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo.
Wabah Ebola di Kongo Tewaskan 2.516 Orang, Kasus Melonjak