Pasaman Barat Diminta Waspada Hujan Lebat, Sumbar Berawan sampai 11 Agustus

Awan hujan gelap menggantung di atas hamparan sawah hijau dan perbukitan berhutan, dengan sebuah rumah beratap gonjong di kejauhan

Ilustrasi awan hujan di atas kawasan persawahan Sumatera Barat. [Foto: Ilustrasi/Canva]

Cekricek.id — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Minangkabau mengeluarkan peringatan dini hujan sedang hingga lebat untuk Pasaman Barat dan sekitarnya pada Minggu (9/8/2026). Di luar wilayah itu, sebagian besar Sumatera Barat diprakirakan berawan dengan potensi hujan ringan sampai Selasa (11/8/2026).

Prakiraan tiga hari yang dikeluarkan stasiun meteorologi tersebut menunjukkan pola yang menurun. Peringatan dini harian hanya muncul pada hari pertama; untuk 10 dan 11 Agustus, statusnya nihil.

Minggu: Hujan Ringan Menyebar Menjelang Malam

Pada Minggu pagi, langit Sumatera Barat diprakirakan cerah berawan hingga berawan tanpa hujan. Memasuki siang dan sore, potensi hujan ringan muncul di Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Pasaman, Kabupaten Solok, dan Solok Selatan.

Sebarannya melebar pada malam hari. Selain Mentawai dan Pasaman Barat, hujan ringan berpeluang turun di Agam, Bukittinggi, Tanah Datar, Padang Panjang, Padang Pariaman, Pesisir Selatan, Pasaman, Lima Puluh Kota, Payakumbuh, dan Sijunjung. Menjelang dini hari, tinggal Pesisir Selatan yang masih berpotensi hujan ringan.

Suhu udara sepanjang hari berkisar 17 sampai 33 derajat Celsius dengan kelembaban 65 hingga 98 persen. Angin bertiup dari tenggara sampai barat laut dengan kecepatan 4 sampai 28 kilometer per jam.

Data BMKG untuk Minggu ini menunjukkan Bukittinggi sebagai kota dengan kondisi paling basah dan paling dingin, yakni hujan ringan pada rentang suhu 18 sampai 19 derajat Celsius dengan kelembaban 96 hingga 99 persen. Padang tercatat berawan pada 22 sampai 25 derajat Celsius.

Baca juga: Tanggul Lapau Munggu Jebol Diterjang Banjir, Pemko Padang Kebut Perbaikan

Senin dan Selasa: Cakupan Hujan Menyusut

Pada Senin (10/8/2026), hujan ringan diprakirakan turun di Pasaman Barat, Agam, dan Padang Pariaman pada pagi hari, lalu bergeser ke Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, dan Pasaman pada siang sampai sore. Malamnya, potensi hujan ringan menjangkau Pasaman Barat, Pasaman, Lima Puluh Kota, Payakumbuh, dan Sijunjung. Suhu berkisar 18 sampai 32 derajat Celsius.

Cakupannya menyusut lagi pada Selasa (11/8/2026). Hanya Pasaman Barat yang berpeluang hujan ringan pada pagi hari, bertambah Pasaman pada siang sampai sore, dan tinggal Pasaman pada malam hari. Suhu turun tipis ke rentang 17 sampai 31 derajat Celsius, dengan kecepatan angin maksimum melambat menjadi 24 kilometer per jam.

Pasaman Barat Muncul di Setiap Hari

Satu nama berulang di seluruh periode prakiraan: Pasaman Barat. Kabupaten di pesisir barat laut Sumatera Barat itu masuk daftar potensi hujan pada ketiga hari, di hampir setiap rentang waktu, dan menjadi satu-satunya wilayah yang dikenai peringatan dini hujan sedang hingga lebat.

Peringatan pada tingkat itu berbeda dari prakiraan hujan ringan. Hujan sedang hingga lebat dalam durasi pendek berpotensi memicu genangan dan aliran permukaan yang deras, terutama di daerah dengan drainase terbatas atau kemiringan lereng yang curam.

Kewaspadaan itu punya konteks yang dekat. Kota Padang baru saja menangani dampak banjir di kawasan Kuranji, termasuk tanggul yang jebol diterjang air, sementara sejumlah kegiatan luar ruang berlangsung sepanjang pekan ini di provinsi tersebut.

Baca juga: Pemutihan Pajak Kendaraan di Sumbar Berlaku sampai 31 Desember 2026

Kelembaban udara yang bertahan tinggi pada 65 sampai 98 persen selama tiga hari berturut-turut menjadi penanda bahwa kandungan uap air di atmosfer tetap besar. Kondisi itu membuat awan hujan mudah terbentuk meski status peringatan dini sudah nihil pada dua hari terakhir periode prakiraan.

Baca juga: PLTA Batang Agam: Ketika Ninik Mamak Merelakan Tanah demi Listrik Sumbar

Tag:

Baca Juga

Cungkup beratap gonjong Minangkabau di kompleks makam Tuanku Imam Bonjol, Desa Lotta, Minahasa
Makam Imam Bonjol di Minahasa dan Nisan yang Berubah
Rumput lapangan sepak bola dengan garis putih di bawah lampu sorot stadion pada malam hari, tribun penonton tampak buram di latar belakang
Elanga Ditandu Usai Tekel Keras, Newcastle Tetap Menang di Mestalla
Bernardo Silva mengenakan kaus pemanasan Real Madrid berwarna merah muda dan hijau sambil bertepuk tangan di tepi lapangan
Mourinho Kritik Kebugaran Bernardo Silva Seusai Debut Real Madrid
Ripal Wahyudi mengenakan kaus hitam bertuliskan Dewa United sambil membentuk simbol dengan kedua tangannya
Dewa United Rekrut Ripal Wahyudi, Eks Gelandang Semen Padang
Stasiun kereta api di Afdeeling Limapuluh Kota pada masa Hindia Belanda
Jejak Kereta Api Payakumbuh yang Nyaris Hilang
Ratusan pelari memadati jalan tepi pantai berjajar pohon kelapa saat matahari terbit, dengan laut di sisi kiri dan perbukitan di kejauhan
BOM Run 2026 Lepas 4.000 Pelari di Pantai Cimpago Padang