Anwar Ibrahim Jalani Prosedur Medis di Hari Ulang Tahunnya yang Ke-79

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mengenakan setelan gelap

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim. Pemerintah Malaysia mengumumkan ia menjalani pemeriksaan dan prosedur medis pada Senin (10/8/2026). [Foto: Reuters]

Cekricek.id — Pemerintah Malaysia mengumumkan Perdana Menteri Anwar Ibrahim sedang menjalani pemeriksaan dan satu prosedur medis. Ia diperkirakan berada dalam pengawasan dokter selama dua hari.

Dikutip dari Al Jazeera, Senin (10/8/2026), pengumuman itu disampaikan Sekretaris Pers Senior Tunku Nashrul Abaidah. Ia tidak merinci jenis prosedur yang dijalani Anwar.

“Mari kita berdoa agar segala hal yang berkaitan dengan pemeriksaan dan prosedur yang dijalani Yang Amat Berhormat Perdana Menteri dimudahkan,” kata Tunku Nashrul, seraya berharap Anwar pulih dan kembali menjalankan tugasnya.

Pengumuman itu jatuh tepat pada hari ulang tahun Anwar yang ke-79. Ia lahir pada 10 Agustus 1947 dan menjabat perdana menteri sejak November 2022.

Dinyatakan Sehat pada Januari

Pada Januari 2026, Anwar menjalani pemeriksaan medis rutin dan dokter menyatakan kondisinya tetap baik.

Ia punya riwayat gangguan punggung dan bahu. Pada 2018 Anwar menjalani perawatan untuk keluhan itu, termasuk operasi tulang belakang di Istanbul dan tindakan pada rotator cuff. Pejabat Malaysia tidak memberi indikasi bahwa prosedur kali ini berhubungan dengan riwayat tersebut.

Baca juga: Ketika Mochtar Lubis Mendorong Indonesia dan Malaysia Menyatukan Ejaan pada 1969

Empat Tahun Memimpin Malaysia

Anwar memimpin Malaysia sejak akhir 2022 setelah pemilihan umum yang tidak menghasilkan mayoritas tunggal. Sebelum menjabat perdana menteri, ia melewati rentang panjang sebagai wakil perdana menteri, tahanan politik, dan pemimpin oposisi.

Hubungan pendidikan dan perantauan antara Malaysia dan Sumatera Barat sendiri berjalan lama. Belasan mahasiswa asal negeri jiran menuntaskan studi sejarah di Universitas Andalas, dan komunitas perantau Minang di Kuala Lumpur sudah terbentuk sejak beberapa dasawarsa lalu.

Baca juga: Tiga Belas Sarjana Malaysia dari Jurusan Sejarah Unand dan Skripsi yang Mereka Tinggalkan

Salah satu di antaranya, Elvis Syefrizal, membangun toko buku di Kuala Lumpur setelah merantau tanpa gaji pada enam bulan pertamanya.

Pemerintah Malaysia belum menyampaikan jadwal Anwar kembali berdinas.

Baca Juga

Kapal di perairan kawasan Selat Hormuz
Brent Tembus USD84 per Barel, Iran Tuntut Reparasi Perang untuk Buka Hormuz
Bangunan puskesmas satu lantai berdinding polos di kawasan perdesaan dengan beberapa sepeda motor terparkir di halamannya
26,8 Persen Puskesmas di Indonesia Belum Punya Dokter Gigi
Ilustrasi penampang kulit diperbesar memperlihatkan sehelai rambut dalam folikel dengan gerombolan sel bulat menempel di sekitarnya
Jamur Candida auris Bersembunyi di Folikel Rambut
Mesin ketik manual berwarna krem dengan tuts huruf terlihat jelas, diletakkan di atas meja kayu tua
Ketika Mochtar Lubis Mendorong Indonesia dan Malaysia Menyatukan Ejaan pada 1969
Sepasang tangan memijat buku jari yang bengkak dengan latar belakang siluet gedung kota yang tertutup kabut asap
Polusi Udara PM2.5 Terkait Kekambuhan Rheumatoid Arthritis
Deretan rak kayu berisi buku di sebuah perpustakaan universitas dengan lantai terang di depannya
Tiga Belas Sarjana Malaysia dari Jurusan Sejarah Unand dan Skripsi yang Mereka Tinggalkan