Cekricek.id — Penyerang Juventus, Jeremie Boga, memberikan penilaian terbuka soal rekrutan anyar klubnya, Kerim Alajbegovic. Pemain muda asal Bosnia itu didatangkan dari Bayer Leverkusen dengan nilai sekitar 37 juta euro termasuk bonus, salah satu belanja terbesar Juventus pada bursa musim panas ini.
Dikutip dari Football Italia, Senin (10/8/2026), Boga berbicara kepada Sky Sport dan mengaku sudah mengenal permainan Alajbegovic jauh sebelum keduanya menjadi rekan setim.
“Dia Melakukan Hal-hal yang Tidak Dilakukan Orang Lain”
Boga menyebut kebiasaannya menonton rekaman pertandingan membuatnya sudah punya gambaran tentang pemain baru itu sejak awal.
“Saya menilai dia benar-benar bagus, saya suka menonton banyak video, jadi saya sudah mengenalnya. Saya sangat menyukainya sebagai pemain: dia sulit ditebak, dia melakukan hal-hal yang tidak dilakukan orang lain, dan karena itu dia punya kualitas yang kami butuhkan,” kata Boga.
Pernyataan itu menarik karena Boga dan Alajbegovic beroperasi di area yang berdekatan. Alih-alih memandang pendatang baru sebagai ancaman bagi menit bermainnya, penyerang internasional Pantai Gading tersebut justru menyambut kedatangannya sebagai penambah daya gedor tim.
Baca juga: Paul Pogba Lebih Milih Balik ke Juventus, PSG Mundur Teratur
Belanja Besar Juventus dari Leverkusen
Alajbegovic menjadi salah satu nama termahal yang masuk ke Turin musim panas ini. Angka sekitar 37 juta euro termasuk bonus menempatkannya di jajaran atas pengeluaran Juventus, dan menandai keluarnya salah satu talenta muda Bayer Leverkusen.
Leverkusen dikenal sebagai klub yang produktif mengorbitkan pemain muda dalam beberapa musim terakhir, sekaligus tidak segan melepas mereka ketika tawaran yang datang dinilai sepadan. Perpindahan Alajbegovic ke Juventus mengikuti pola tersebut.
Baca juga: Pluit Musim Baru Bundesliga Sudah Ditiup, Siapa Calon Bintang?
Angka 37 juta euro itu ditulis Football Italia sebagai perkiraan yang sudah mencakup bonus, sehingga besaran yang dibayarkan di muka bisa lebih rendah daripada nilai tersebut. Skema pembayaran bertahap semacam itu lazim dipakai klub-klub Serie A dalam beberapa musim terakhir.
Boga dan Musim Keduanya di Turin
Boga sendiri bergabung dengan Juventus pada Januari lalu. Sejak itu ia dinilai berhasil mendapatkan kepercayaan pelatih kepala Luciano Spalletti, sesuatu yang tidak selalu mudah diraih pemain yang datang di tengah musim.
Posisinya membuat komentarnya soal Alajbegovic punya bobot lebih. Ia berbicara bukan dari kursi penonton, melainkan sebagai pemain yang akan berbagi ruang di sepertiga akhir lapangan dengan sang pendatang baru sepanjang musim.
Baca juga: De Rossi Sebut Jadwal Penutupan Bursa Transfer Konyol
Juventus saat ini masih menjalani rangkaian laga pramusim sebelum Serie A bergulir. Periode itu menjadi kesempatan bagi Spalletti untuk mencari kombinasi terbaik di lini serang, termasuk menentukan bagaimana Alajbegovic dan Boga bisa dimainkan bersama atau bergantian.
Bagi Alajbegovic, pindah ke Juventus berarti meninggalkan Bundesliga menuju kompetisi yang secara taktik dikenal lebih ketat. Penilaian Boga soal kemampuannya melakukan hal-hal di luar dugaan menjadi petunjuk awal tentang peran yang mungkin ia jalani di Turin.
Sambutan hangat dari pemain lama terhadap rekrutan baru bukan hal sepele di ruang ganti klub sebesar Juventus, tempat persaingan tempat di susunan pemain awal berlangsung ketat sejak hari pertama latihan. Boga menegaskan bahwa para pemain baru diterima dengan sikap yang sama oleh skuad.





















