Cekricek.id — Julie Andrews menegaskan tidak akan kembali memerankan Ratu Clarisse Renaldi di film ketiga The Princess Diaries. Aktris legendaris berusia 90 tahun itu menyampaikan keputusannya lewat serangkaian wawancara terbaru yang membahas nasib waralaba yang ikut membesarkan nama Anne Hathaway tersebut.
Dikutip dari Deadline, Selasa (11/8/2026), Andrews menjawab tegas saat ditanya kemungkinan tampil di sekuel ketiga itu. “Aku tidak akan ada di dalamnya,” kata Andrews kepada Today.com. “Aku rasa ceritanya sedikit berbeda, dan aku tidak begitu yakin bagaimana mereka akan menanganinya. Tapi ini sudah terlambat bagiku untuk melakukannya. Aku rasa kisahnya harus dilanjutkan pada Princess Mia. Itu kisahnya. Bukan lagi kisahku.”
Alasan di Balik Keputusan Pensiun
Masih mengutip Deadline, dalam wawancara terpisah dengan InStyle, Andrews mengaku sudah memutuskan untuk “pensiun” dan sengaja menolak tawaran tim kreatif film yang sempat membujuknya sepanjang tahun lalu. “Aku rasa aku sudah pensiun, itu deskripsi yang paling pas. Mereka bertanya sepanjang tahun lalu apakah aku bersedia melakukannya. Sangat sulit untuk mengatakan ‘tidak’, tapi aku melakukannya karena aku merasa sudah mendapat perjalanan yang luar biasa, dan film baru ini kurasa akan berjalan baik tanpa perlu kehadiran si Nenek di usiaku sekarang,” ujar Andrews.
Sikap itu sebenarnya bukan hal baru. Andrews sempat menyinggung keraguan serupa segera setelah film ketiga ini dikonfirmasi pada 2022. “Aku rasa kita tahu itu kemungkinan besar tidak akan bisa terwujud,” katanya kepada Access Hollywood kala itu. “Itu dibicarakan tak lama setelah [sekuel kedua] dirilis, tapi sudah berapa tahun sejak itu? Aku jadi jauh lebih tua, dan Annie sebagai putri, atau ratu, juga jauh lebih dewasa. Aku tidak yakin ke mana arah ceritanya nanti.”
Jejak Waralaba dan Sorotan Warganet
The Princess Diaries pertama kali dirilis pada 2001 dengan Garry Marshall sebagai sutradara, mengangkat Andrews dan Hathaway sebagai duo utama. Film itu diadaptasi dari novel populer karya Meg Cabot yang mengisahkan Mia Thermopolis, remaja asal San Francisco yang ternyata pewaris takhta Kerajaan Genovia. Sekuelnya, The Princess Diaries 2: Royal Engagement, menyusul tiga tahun kemudian pada 2004 dengan kedua aktris yang sama.
Anne Hathaway sendiri sempat mengenang kebersamaan itu lewat unggahan Instagram pribadinya awal Agustus ini. “25 tahun berlalu dan ini masih menjadi salah satu hal paling ajaib yang pernah terjadi padaku! Terima kasih untuk kalian semua yang mencintai The Princess Diaries sebesar cintaku padanya - aku selamanya bersyukur untuk keluarga PD-ku!! Cinta untukmu Garry, aku merindukanmu setiap hari,” tulis Hathaway, merujuk pada mendiang sutradara Garry Marshall.
Unggahan itu banjir reaksi warganet, jauh sebelum ada kabar resmi soal arah cerita film ketiga. Salah satu komentar dengan hampir 7.000 tanda suka meminta agar trilogi itu segera dilanjutkan, sementara akun resmi Disney ikut berkomentar menyebut Hathaway sebagai “putri dulu, ratu sekarang, ikon selamanya” — sambutan hangat warganet yang sejauh ini belum diikuti pengumuman resmi apa pun soal kelanjutan ceritanya.
Baca juga: Jenna Ortega Jadi “Maverick” Hollywood Versi Esquire, Bongkar Bocoran Wednesday Musim 3
Ketidakhadiran Andrews di film ketiga otomatis menempatkan beban cerita sepenuhnya di pundak Hathaway sebagai Mia. Dengan absennya sang Ratu Genovia, arah kisah Princess Diaries ke depan disebut Andrews sendiri "harus dilanjutkan pada Princess Mia" — sebuah pergeseran generasi yang selama ini jarang terjadi di waralaba keluarga sebesar ini.
Baca juga: Mel Gibson Bongkar Update Lethal Weapon 5: “Skripnya Lebih Bagus dari Semua Sekuel Sebelumnya”
Belum ada tanggal resmi tayang untuk The Princess Diaries 3. Yang pasti, keputusan Andrews untuk melepas mahkota Ratu Clarisse menjadi penanda baru bahwa era lawas waralaba ini benar-benar telah berpindah tangan ke generasi Mia Thermopolis.
Baca juga: Justice Smith Dihujani Kritik Netizen Usai Terpilih di Heated Rivalry, Ini Kata-katanya




















