Cekricek.id — Gracie Abrams menjadi sampul majalah Rolling Stone edisi September 2026. Penyanyi-penulis lagu asal Los Angeles itu mengumumkan kabar tersebut lewat akun Instagram pribadinya, @gracieabrams, Selasa (4/8/2026).
“Psycho crazy dream @rollingstone. Owl and all,” tulis Gracie Abrams dalam keterangan foto di akun Instagram pribadinya, merujuk pada foto sampul yang dipotret Laura Jane Coulson.
Menggali Masa Kecil Lewat Daughter From Hell
Dikutip dari Rolling Stone, Selasa (4/8/2026), wawancara panjang itu mengupas proses Gracie Abrams menggarap album ketiganya, Daughter from Hell, yang menurutnya menggali jauh lebih dalam ke masa kecilnya dibanding dua album sebelumnya, Good Riddance dan The Secret of Us. Album yang dirilis 17 Juli 2026 itu belakangan debut di posisi pertama Billboard 200.
“I was really careful to try to have a better understanding of being both the protagonist and the antagonist in each song,” kata Abrams kepada Rolling Stone, menjelaskan pendekatannya menulis lirik yang tidak melulu memosisikan dirinya sebagai korban.
Kolaborator utamanya, produser Aaron Dessner dari The National, menyebut proses penulisan kali ini membawa Abrams ke tempat yang bahkan tidak ia sadari ada di dalam dirinya. “Some of these songs go to places that I think she didn’t even realize were inside of her,” kata Dessner.
Serangan Panik Jelang Rilis Album
Dalam wawancara itu, Abrams juga menceritakan malam ia mengalami serangan panik terburuk dalam hidupnya, dua hari sebelum sesi wawancara pertamanya dengan Rolling Stone digelar di sebuah kamar hotel. “I was just not taking it one day at a time, and just overwhelmed looking at scheduling stuff,” ujarnya.
Ia mengaku sempat berpikir untuk pergi ke unit gawat darurat karena sensasi fisik yang dirasakannya begitu tidak biasa, sebelum akhirnya memilih diam sendirian di kamarnya.
Soal Paul Mescal dan Sorotan yang Ia Sebut “Sirkus”
Abrams turut menanggapi gelombang artikel yang muncul usai sebuah profil dirinya membahas bagaimana hubungannya dengan aktor asal Irlandia, Paul Mescal, memengaruhi proses menulis lagunya. Ia mengaku bingung dengan judul-judul lanjutan yang menyiratkan seolah kariernya terancam oleh hubungan yang stabil itu, dan memilih menyebut fenomena tersebut sebagai “sirkus” yang ia biarkan berlalu begitu saja: “Run with it, circus,” katanya.
Meski demikian, Abrams menegaskan hubungannya dengan Mescal justru memberi ruang baru bagi karyanya. “It has given me the most amount of space to reflect on everything in my life. It has held a mirror to me in ways that I didn’t know a relationship with another person of any kind could,” ujarnya. “It is the greatest gift, period.”
Baca juga: Chappell Roan Gelar Pesta Dua Malam demi Remaja Trans, Tiket Sengaja Dimahalkan untuk Amal
Diakui Olivia Rodrigo sebagai Inspirasi
Rolling Stone turut mewawancarai Olivia Rodrigo, yang mengaku menemukan lagu-lagu Abrams di Instagram saat keduanya masih remaja dan album Sour miliknya belum rampung ditulis. “I think it was inspiring for me when I was young to watch videos with people who were just writing songs in their bedroom,” kata Rodrigo. “It kind of made me feel like, ‘Oh, I can do that too.’”
Baca juga: Madonna Lepas William Orbit dengan Satu Kalimat: “Dalam Banyak Hal Kau adalah Ray of Light-ku”
Abrams memulai kariernya dengan mengunggah rekaman lagu dari kamar tidurnya di Pacific Palisades sebelum menembus tangga lagu dunia, membuka konser Taylor Swift dalam 49 tanggal Eras Tour, hingga kini menjadi headliner Red Rocks dan Madison Square Garden.
Baca juga: Julian Casablancas Akui Kalah di Panggung Outside Lands: “Kau Ratu Baru Segalanya, Charli XCX”
Di akhir wawancara, Abrams mengaku belum tahu persis bagaimana bentuk kariernya beberapa tahun ke depan, di tengah jadwal tur dan proyek film pertamanya bersama sutradara Halina Reijn. Namun satu hal yang ia yakini: menulis lagu tetap menjadi hal yang paling ingin ia lakukan setiap hari. “I would do it every day,” katanya. “I would choose it every day.”





















