Cekricek.id — Arsenal membuka pertahanan gelar juara Liga Primer Inggris dengan menjamu tim promosi Coventry City di Stadion Emirates, Jumat (21/08/2026) pukul 20.00 waktu Inggris atau Sabtu (22/08/2026) pukul 02.00 WIB. Pelatih Mikel Arteta memastikan dua andalannya, Bukayo Saka dan Declan Rice, siap dilibatkan pada laga pembuka musim 2026/2027 tersebut.
Berbicara di Sobha Realty Training Centre, menurut keterangan tertulis Arsenal, Kamis (20/08/2026), Arteta menjawab ringkas ketika ditanya kesiapan dua pemain internasional Inggris itu. “Ya, mereka siap dilibatkan, ya,” kata Arteta. Saka dan Rice sama-sama masuk sebagai pemain pengganti ketika Arsenal menghancurkan Manchester City 3-0 pada laga Community Shield di Principality Stadium, Cardiff, pekan lalu.
Baca juga: Pelatih Manchester United Erik ten Hag Terima Sanksi Larangan Satu Pertandingan di Premier League
Bruno Guimaraes masih dipantau
Tanda tanya justru menggantung pada Bruno Guimaraes. Gelandang anyar Arsenal itu ditarik keluar saat jeda babak pertama pada laga Community Shield. Arteta belum mau memastikan apakah pemain asal Brasil tersebut bisa diturunkan menghadapi Coventry.
“Mari kita lihat bagaimana kondisinya,” ujar Arteta tentang gelandang barunya itu. “Dia berkembang sangat baik, tapi mari kita lihat untuk besok.”
Dua bek Arsenal dipastikan belum bisa tampil. Jurrien Timber masih menjalani pemulihan, sementara William Saliba menepi dalam waktu panjang. Arteta menyebut lini belakang sebagai area yang paling mendesak dibenahi klub pada sisa bursa transfer.
Baca juga: Duel Kata-Kata Klopp vs Tindall: Drama di Samping Lapangan Liverpool vs Newcastle
“Dalam beberapa pekan ke depan, dia belum berlatih bersama tim,” kata Arteta soal Timber. “Kami punya masalah yang sangat spesifik di lini belakang, terutama dengan cedera jangka panjang Wilo. Kami sedang berusaha memperkuat area itu. Begitu kami siap, kami akan mengumumkan sesuatu.”
Kedalaman skuad jadi pekerjaan rumah
Arteta mengakui skuad besar membawa persoalan tersendiri, yakni membagi menit bermain secara adil. Ia menilai kedalaman skuad menjadi pelajaran dari musim lalu, ketika Arsenal sempat kehilangan dua hingga tiga pemain di posisi yang sama dalam waktu bersamaan.
“Itu sesuatu yang sedang kami kerjakan bersama setiap individu agar bisa dipahami. Saya ingin skuad sebesar mungkin karena kami tahu apa yang kami perjuangkan,” ucapnya. “Semakin dalam skuad yang kami miliki, semakin baik. Kami harus mengelolanya, para pemain harus merasa penting dan dihargai, dan untuk itu mereka butuh menit bermain.”
Baca juga: Crystal Palace Vs Arsenal: The Gunners Menang Meski Tomiyasu Dapat Kartu Merah Kontroversial
Kedatangan Guimaraes bersama Christos Tzolis dan kiper Illan Meslier disebut Arteta menaikkan level persaingan internal. “Itulah yang dibawa para pemain baru: energi baru, sesuatu yang harus mereka buktikan, dan tentu saja persaingan. Ketika Anda berbicara tentang pemain dengan kualitas dan kepemimpinan seperti itu, hal tersebut mengangkat level semua orang,” katanya.
Waspada Coventry asuhan Frank Lampard
Coventry City kembali ke kasta tertinggi sepak bola Inggris setelah menjuarai Championship di bawah asuhan Frank Lampard. Arteta menolak menganggap remeh lawan yang baru promosi tersebut dan memuji cara bermain mereka.
“Setiap pertandingan berbeda dan kami akan menghadapi lawan yang benar-benar sulit. Apa yang mereka lakukan sebagai klub sangat luar biasa, apa yang dilakukan Frank sungguh hebat,” kata Arteta. “Setelah bertahun-tahun tidak berada di Liga Primer, mereka telah mendapatkan hak itu dan mendapatkannya dengan cara yang sangat istimewa. Saya menyukai cara mereka bermain dan keberanian yang mereka tunjukkan di setiap pertandingan.”
Arteta juga berbicara soal beban sebagai juara bertahan. Ia menegaskan Arsenal harus kembali membuktikan diri dari titik nol pada musim ini.
“Saya merasa baik, berbeda, semoga lebih baik. Saya lebih bersemangat dari sebelumnya, lebih lapar dari sebelumnya,” ujarnya. “Saya tidak sabar memulai Liga Primer di kandang sendiri di depan para pendukung kami, tampil bagus, dan memenangi pertandingan.”
Ditanya seberapa sulit mempertahankan gelar, Arteta mengaku belum punya jawabannya. “Kita akan tahu nanti. Kami belum pernah melakukannya sebelumnya, jadi saya tidak bisa benar-benar memberi tahu Anda,” katanya. “Ini soal apa yang Anda kerjakan setiap hari, bagaimana Anda menetapkan standar, dan bagaimana Anda menjaganya hari demi hari.”
















