PSG Buka Ligue 1 di Kandang Rennes, Enrique Protes

Pelatih Paris Saint-Germain Luis Enrique dalam konferensi pers resmi klub.

Pelatih Paris Saint-Germain Luis Enrique dalam konferensi pers resmi klub. [Foto: Getty Images]

Cekricek.id — Paris Saint-Germain akan membuka musim Ligue 1 2026/2027 sebagai tim tamu di Roazhon Park, Minggu (23/08/2026), setelah otoritas liga Prancis membalik status tuan rumah laga melawan Stade Rennais karena rumput Parc des Princes rusak berat. Pelatih PSG Luis Enrique menyatakan keberatan atas kemungkinan timnya harus dua kali bertandang ke markas lawan yang sama dalam satu musim, dalam konferensi pers menjelang laga, Sabtu (22/08/2026).

Laga tersebut semula dijadwalkan digelar di Parc des Princes, kandang PSG di Paris. Pemindahan itu membuat juara bertahan lima musim beruntun Ligue 1 memulai kompetisi tanpa dukungan penuh publik sendiri.

LFP Memindahkan Laga Setelah Inspeksi Lapangan

Menurut keterangan tertulis Ligue de Football Professionnel (LFP), pemindahan diputuskan setelah pemeriksaan menyeluruh atas area permainan. “Setelah diberi tahu Paris Saint-Germain pada 17 Agustus mengenai kondisi rumput Parc des Princes, LFP langsung mendatangkan biro studi khusus dan seorang delegasi pada pagi 19 Agustus untuk melakukan pemeriksaan mendalam atas area permainan. Dari pemeriksaan itu disimpulkan bahwa kondisi rumput saat ini tidak memungkinkan keselamatan pemain dijamin,” demikian keterangan LFP.

Komisi Kompetisi LFP kemudian menyetujui pembalikan tempat: pertandingan pekan pertama digelar di Roazhon Park, Rennes, Minggu (23/08/2026) pukul 20.45 waktu setempat, sementara laga putaran kedua dijadwalkan dipindah ke Parc des Princes.

PSG dalam keterangan resminya menyebut gelombang panas yang beruntun dan luar biasa melanda wilayah Paris pada musim panas ini telah mempercepat kerusakan lapangan secara signifikan. Klub ibu kota Prancis itu juga menyampaikan terima kasih kepada Stade Rennais karena membuat pertandingan tetap dapat digelar. Menurut laporan Euronews, Kamis (20/08/2026), Rennes menyatakan akan memberi perhatian khusus kepada suporter yang telanjur mengatur perjalanan ke Paris.

Luis Enrique Ungkit Prinsip Kesetaraan

Luis Enrique menyatakan pemindahan itu tidak mengubah persiapan timnya, tetapi ia mempersoalkan konsekuensi jangka panjangnya. “Bagi kami, itu tidak mengubah cara kami menyiapkan pertandingan. Kami melakukan hal yang sama, baik di kandang maupun di luar kandang. Memang berbeda, tetapi kami harus beradaptasi,” kata pelatih asal Spanyol tersebut.

Baca juga Israel Buka Tender 1.234 Rumah di E1, Inggris Protes

Ia lalu menyinggung kualitas lapangan dan aturan kompetisi. “Jelas kami senang bermain sepak bola menyerang dan atraktif. Untuk itu dibutuhkan lapangan dalam kondisi terbaik, dan hari ini kondisinya tidak seperti itu. Saya tidak tahu regulasinya, tetapi ketika sebuah kompetisi dimulai, ada satu prinsip yang sangat penting, yaitu kesetaraan di antara semua tim. Tidak mungkin bermain dua kali sebagai tim tamu melawan tim yang sama,” ujar Luis Enrique.

Baca juga Xabi Alonso Siapkan Chelsea Jelang Pembuka Lawan Fulham

Dalam konferensi pers yang sama, Luis Enrique menyatakan puas dengan persiapan timnya dan menyebut pekan latihan berjalan sangat baik. Ia juga mengingatkan bahwa Ligue 1 tidak pernah mudah dalam tiga tahun terakhir dan setiap lawan tampil dengan intensitas lebih tinggi ketika menghadapi PSG. Soal bursa transfer, ia menyatakan puas dengan pemain yang sudah didatangkan dan tetap membuka peluang tambahan sampai jendela transfer ditutup.

Sengketa Laga Putaran Kedua

Persoalan belum selesai. Stade Rennais berpandangan pemindahan itu semestinya diperlakukan sebagai perubahan tempat biasa, sebagaimana bila sebuah laga dialihkan ke Nantes, Lille, atau Lyon, bukan sebagai pembalikan status tuan rumah. Dengan tafsir itu, laga putaran kedua yang dijadwalkan pada 6 Maret 2027 tetap harus dimainkan di Roazhon Park, sehingga PSG dua kali bertandang ke Rennes dan tidak pernah menjamu lawan tersebut sepanjang musim.

Komisi Kompetisi LFP dijadwalkan memutuskan perkara tersebut pada 28 Agustus 2026. Sikap Luis Enrique menjadi respons resmi pertama dari kubu PSG atas tuntutan itu.

Baca juga Arsenal Buka Pertahanan Gelar Lawan Coventry Tanpa Saliba

Di sisi teknis, PSG harus mengganti seluruh permukaan lapangan Parc des Princes sebelum menjamu AS Monaco pada 4 September 2026. Gelombang panas ketiga di Prancis musim panas ini berlangsung sejak akhir Juli dan memberi tekanan berat pada rumput stadion.

PSG mengawali musim ini dengan hasil terbelah. Mereka memenangi Piala Super Eropa dengan skor 2-1 atas Aston Villa pada 12 Agustus 2026, lalu takluk 0-1 dari Lens pada Trophée des Champions di Stade Bollaert-Delelis, 16 Agustus 2026. Setelah laga kontra Rennes, PSG akan kembali bertandang ke markas LOSC Lille pada 28 Agustus 2026.

Baca Juga

Jamal Musiala dipapah keluar lapangan oleh tim medis Bayern Munich.
Kompany: Bayern Sudah Lama Tahu Kondisi Jamal Musiala
Pelatih FC Barcelona Hansi Flick dalam konferensi pers jelang laga pembuka LaLiga.
Flick Tak Risau Barcelona Buka LaLiga Tanpa Penyerang Baru
Pelatih Juventus Luciano Spalletti berbicara dalam konferensi pers resmi klub.
Spalletti: Silakan Menawar, Yildiz Tetap di Juventus
Manajer Manchester City Enzo Maresca menjawab pertanyaan wartawan dalam konferensi pers resmi klub.
Enzo Maresca Jelang Debut Liga Primer Man City
Manajer Manchester United Michael Carrick dan kapten Bruno Fernandes memberi salam kepada suporter seusai pertandingan.
Hull City vs Man United 2-0: Setan Merah Tumbang
Ilustrasi pertandingan sepak bola malam hari yang disaksikan penonton di stadion.
Tujuh Pola Bahasa yang Membentuk Berita Bola Indonesia