Soekarno berpidato di Istana Merdeka pada 1949

Meriam ke Istana dan Harga yang Dibayar Kemal Idris

Peristiwa 17 Oktober 1952 menempatkan Kemal Idris di depan Istana dengan meriam terarah. Ia kemudian membayarnya dengan karier yang tersendat.

Penulis: Sabarnuddin