Banyak yang Tidak Menyadari, Ini Risiko Mematikan Bagi yang Suka Tidur di Lantai

Berita gaya hidup, kesehatan, dan tips terbaru hari ini: Berikut ini adalah Risiko mematikan bagi mereka yang suka tidur di lantai

Tidur di lantai memiliki risiko yang cukup tinggi bagi kesehatan [Foto: Ist]

Berita gaya hidup, kesehatan, dan tips terbaru hari ini: Risiko mematikan bagi mereka yang suka tidur di lantai

Ceratai.id - Ternyata tidur di lantai dapat menyebabkan risiko yang cukup membahayakan bagi tubuh. Mulai dari pemicu penyakit paru-paru basah hingga menyebabkan stroke.

Akan tetapi, sepertinya hal tersebut jarang diketahui. Karena, masih banyak orang yang lebih suka bahkan sudah menjadi kebiasaan nyaman.

Hal tersebut, bisa disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya: karena faktor cuaca yang panas atau tidak ada alat pendingin. Oleh sebab itu, mereka lebih memilih tidur di lantai karena memberi rasa dingin bagi tubuh.

Untuk menghindari kebiasaan tersebut, sebaiknya anda ketahui bahayanya terlebih dahulu.

Risiko Mematikan Bagi yang Suka Tidur di Lantai

Bahaya jika terlalu sering tidur di lantai tersebut seperti yang dirangkum mantrasukabumi.com dari berbagai sumber diantaranya:

1. Menyebabkan Pilek dan Flu

Bahaya tidur di lantai yang pertama adalah bisa menyebabkan tubuh kamu terserang pilek dan flu. Apalagi bila kamu sudah pilek sebelumnya, maka akan menambah parah pilek yang kamu derita.

Dengan tidur di lantai, maka tubuh akan lebih mudah terserang virus pilek atau flu.

2. Menyebabkan paru-paru basah

Paru-paru basah dapat terjadi salah satunya akibat tidur di lantai. Lantai yang kotor terkena debu dan suhu dingin, akan menimbulkan peradangan.

Sehingga dalam waktu singkat, sistem pernapasan terhambat karena kamu mengalami paru-paru basah.

3. Asma

Sama halnya dengan yang dijelaskan sebelumnya. Asma dapat disebabkan karena udara yang dihirup bisa saja tercampur dengan debu yang ada di lantai.

Hal ini tentunya tidak baik untuk paru-paru sehingga akan menyebabkan kesulitan untuk bernafas.

4. Stroke

Tidur di lantai tanpa alas dapat menyebabkan anda terserang stroke. Penyakit stroke merupakan salah satu penyakit yang sangat ditakuti karena bisa menyerang siapa saja.

Penyakit stroke membuat sebagian tubuh kehilangan kemampuan untuk memproses segala hal yang diterima otak.

Jadi, bagian tubuh juga tidak dapat beraktivitas dengan baik. Untuk itu, jagalah diri agar tidak terserang penyakit yang menakutkan ini.

5. Sakit punggung

Tak paru-paru, ternyata rasa dingin setelah tidur di lantai tanpa alas dapat menyebabkan sakit pada area punggung. Itulah sebabnya sebaiknya jangan keseringan melakukan hal tersebut.

Perlu diketahui, punggung tidak tahan pada suhu yang terlalu dingin. Contoh, pada saat mandi dengan air yang dingin, punggung juga akan terangsang dan merasakan sakit.

6. Tubuh menjadi lebih lemah

Sering tidur di lantai menyebabkan tubuh menjadi lemah. Penyebabnya adalah ragam penyakit yang menempel pada tubuh dan organ lainnya.

Dengan demikian maka aktivitas Anda juga akan terganggu dan tidak bebas untuk beraktivitas lainnya, jadi lebih baik menjaga diri agar tidak membuat tubuh menjadi lemah.

Itulah risiko terlalu sering tidur di lantai, semoga bermanfaat.

Baca Juga: 4 Kebiasaan Bangun Tidur yang Berdampak Buruk Bagi Kesehatan Tubuh

Dapatkan update berita terkini, berita selebriti, hot gosip, tips, info kesehatan, berita bola dan pertandingan, musik dan film setiap hari dari Cekricek.id. Bergabung di Grup Telegram kami, klik link: Cekricek News Update, dan Grup Facebook, klik link: Sekilas Info.

Baca Juga

Kesehatan mata
Konsumsi Jenis Makanan Ini untuk Menjaga Kesehatan Mata
Nafsu makan
Gak Mau Makan? Jenis Makanan Ini Bisa Bikin Nafsu Makan Meningkat
Ibu menyusui
Ibu Menyusui Gak Boleh Makan Pedas? Ini Faktanya
Minum di waktu makan
Ternyata Minum di Waktu Makan Tidak Baik Untuk Kesehatan, Ini Penjelasan Ustaz Zaidul Akbar
Menghilangkan cegukan
Sangat Menganggu Saat Puasa, Berikut Cara Menghilangkan Cegukan Tanpa Minum Air
Mengatasi kolesterol tinggi
Tujuh Buah Ini Cocok Atasi Kolesterol Tinggi dalam Darah