Hati-hati, Tidur Kurang dari 5 Jam Berisiko Idap Penyakit Kronis

Berita terbaru hari ini: Manfaat Tidur Miring

Ilustrasi. [Canva]

Cekricek.id - Kita tentunya disibukan dengan berbagai aktivitas yang sibuk dan padat pada siang harinya. Baik mereka yang menempuh pendidikan (pelajar atau mahasiswa) atau juga para pekerja. Sehingga pada malam harinya mesti digunakan sebaik-baiknya untuk tidur atau beristirahat dengan baik. Tidur dan berisitirahat berguna untuk recovery tubuh usai digunakan seharian.

Istirahat dan tidur merupakan hal yang penting demi menjaga keseimbangan dalam beraktivits. Setiap tubuh manusia memerlukan waktu untuk tidur supaya setelah itu dapat kembali fit dan siap melanjutkan kegiatan sehari-hari. Dan diperlukan tidur atau istirahat yang cukup karena hal itu juga akan berpengaruh pada kesehatan.

Peneliti di Eropa mengatakan sebaiknya manusia tidur tidak kurang dari 5 jam setiap malam. Bila kurang dari itu, akan berpotensi mengidap penyakit kronis. Hal ini tentunya menjadi pengingat bagi kita semua.

Peneliti menyebutkan jika jam tidur kurang dari 5 jam maka dapat menimbulkan atau menyebabkan penyakit seperti jantung, kanker dan penyakit lainnya yang membahayakan tubuh.

"Tidur kurang dari 5 jam malam dapat menempatkan individu pada risiko lebih tinggi terkena berbagai penyakit kronis seperti penyakit jantung, depresi, kanker, atau diabetes," kata peneliti dari Université Paris Cité, Severine Sabia, dikutip dari Washington Post, Kamis (20/10/2022).

Melalui jurnal PLOS Medicine, Sabia bersama tim peneliti dari University College London dan Universite Paris Cite, menyebut mereka mengamati 8 ribu pekerja pegawai negeri di Inggris yang telah bekerja di atas 25 tahun.

30 persen dari 8 ribu orang itu ternyata  pada usia 50 tahun ke atas sudah mengidap penyakit kronis. Setelah diteliti, rata-rata mereka memiliki jam tidur kurang dari 5 jam setiap malam.

Idealnya Durasi Tidur

Agar dapat mengurangi resiko penyakit kronis, Sabia menyarankan setiap orang tidur 7-8 jam setiap malam. Hal ini sudah disampaikan dalam penelitian-penelitian yang dilakukan sebelumnyaa.

Selain demi menjaga kesehatan, juga baik untuk mentalitas. Karena dengan tidur yang cukup, aktivitas keseharian terasa lebih bertenaga.

Tapi tidur yang cukup waktu juga harus berkualitas. Tidur berkualitas yaitu dalam keadaan tubuh yang bersih. Begitu juga dengan kamar dan kasur yang bersih dan nyaman. Karena banyak peneliti menemukan fakta orang sulit tidur ketika tubuh dan tempat tidurnya tidak bersih.

Baca Juga: Kenali Gejala Sleep Texting, Kebiasaan Buruk Saat Tidur yang Harus Segera Ditangani

Untuk para penderita insomnia, sebaiknya mulai menata kondisi kamar lalu memaksa untuk berhenti beraktivitas dan berpikir ketika sudah larut. Sehingga tubuh Anda dapat memenuhi haknya untuk tidur. 

Baca Juga

Para perawat bersama anak-anak pasien di Rumah Sakit Petronella, Yogyakarta
Dari Baboe Menjadi Bidan Bersertifikat Negara
Warga memegang poster bergambar dokter Hussam Abu Safia dalam aksi solidaritas di Ramallah
Kepala Dinkes Gaza Serukan Penyelamatan Dokter Hussam Abu Safia
Ilustrasi latihan penguatan tangan dan pergelangan tangan sebagai persiapan push-up
Cara Menguatkan Tangan dan Pergelangan agar Push-up Bebas Nyeri
Ilustrasi kantong infus di ruang rumah sakit dengan buah jeruk di latar depan
Vitamin C Bisa Melawan Kanker, Tapi Bukan dengan Cara yang Diduga Selama Ini
Ilustrasi perbandingan ubi jalar oranye berkulit halus dan uwi berkulit kasar di atas meja kayu
Sering Dikira Sama, Ini Beda Ubi Jalar dan Uwi alias Yam
Ilustrasi stasiun riset terpencil di hamparan es Antarktika dengan figur peneliti kecil di kejauhan
Studi 10 Bulan di Antarktika Ungkap Bekal Psikologis Misi ke Mars