Lyodra Unggah Potret Panggung dengan Tiga Kata, Wanda Hara: Kakak Kapan Kak

A A

Lyodra Ginting tampil di atas panggung dengan gaun hitam. [Foto: Instagram/@lyodraofficial]

Cekricek.id — Lyodra Ginting membiarkan fotonya bicara sendiri. Penyanyi itu mengunggah lima bingkai penampilan panggungnya ke akun Instagram @lyodraofficial pada Sabtu (8/8/2026), dan hanya menuliskan tiga kata sebagai keterangan.

“Feeelin gooooddd,” tulis Lyodra, memanjangkan hurufnya alih-alih menjelaskan panggung mana yang ia maksud.

Gaun Hitam dan Latar Biru

Foto utamanya memperlihatkan Lyodra bergaun hitam berpotongan pendek dengan detail berumbai di bagian bawah, merentangkan satu tangan sambil memegang mikrofon. Latarnya layar besar bernuansa biru dan merah muda, dengan tanaman hias tinggi di sisi panggung.

Sampai Minggu (16/8/2026), unggahan itu telah mengumpulkan hampir 29 ribu tanda suka dan lebih dari 300 komentar.

Baca juga: Naura Ayu Kembali Punya Panggung Sendiri Setelah Tujuh Tahun Menunggu

Pertanyaan yang Menggantung

Komentar dengan tanda suka terbanyak datang dari Wanda Hara. Lewat akun @wanda_haraa, ia menuliskan rangkaian tanda hati hitam lalu satu pertanyaan pendek: “Kakak kapan kak ?” — tanpa menjelaskan apa yang ia tunggu.

Pertanyaan itu tidak dijawab Lyodra. Komentar lain didominasi pujian singkat. “Cantikkk cantikk dan cantiik,” tulis pemilik akun @sary_agatha, sementara akun @kalak_karo menuliskan sapaan berbahasa daerah yang biasa dipakai penggemar Lyodra dari Sumatera Utara.

Baca juga: Tiara Andini Tampil Bergaun Payet Emas, Lea Simanjuntak: Half Human Half Anime

Pola Unggahan yang Irit Kata

Cara Lyodra mengunggah memang konsisten belakangan ini: potret panggung atau pemotretan, keterangan sependek mungkin, tanpa menyebut lokasi atau acara. Unggahan sesudahnya bahkan hanya berisi satu kalimat soal riasan.

Baca juga: Nadin Amizah Rilis Video Musik Moonlight, Warganet Kaitkan dengan Gerhana

Sampai berita ini ditulis, Lyodra belum mengumumkan agenda panggung berikutnya lewat akunnya.

Bagikan

Baca Juga

Tiga Iklan Buttonscarves dan Citra Perempuan Berhijab Global
Ronggeang Pinang Sarumpun Menari sampai Menjelang Subuh
Histeria dalam Bailau, Nada yang Diam-diam Selalu Bergeser
Rekonstruksi Kreatif Trumpet Padukan Klasik, Melayu, Latin
Dendang Suayan Balenggek Diubah Jadi Fantasia Orkestra
Contrabass Beralih Peran lewat Tiga Repertoar Lintas Genre