- Hilirisasi riset menjadi arah rencana kerja UGM 2027
- Rektor meminta peneliti tidak dibiarkan berjuang sendiri-sendiri
- Lulusan UGM menunggu sekitar 2,6 bulan sebelum memperoleh pekerjaan
Cekricek.id — Seorang peneliti bisa menemukan sesuatu yang berguna di laboratorium, lalu terhenti karena harus mengurus sendiri paten, uji lanjutan, dan mitra industrinya. Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof. dr. Ova Emilia, MPh.D., menyebut pola itu sebagai hal yang hendak diakhiri dalam rencana kerja kampus tahun depan.
“Jangan sampai misalnya peneliti-peneliti kita itu yang fighting sendiri-sendiri. Nah, ekosistem ini yang harus kita perkuat,” kata Ova saat membuka Rapat Kerja Universitas di Balai Senat UGM, Senin (5/10/2026), dikutip dari keterangan tertulis UGM.
Rapat dua hari itu membahas usulan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan 2027. Arah yang ditetapkan rektor adalah hilirisasi, yakni membawa hasil pendidikan, penelitian, dan pengabdian sampai dipakai masyarakat dan industri.
“Di 2027 kita ingin menguatkan hilirisasi melalui ekosistem kolaborasi dan dampak berkelanjutan,” ujarnya.
Dari Laboratorium sampai Pabrik
Penopang yang disebut Ova meliputi pengelolaan laboratorium secara terpadu, pembaruan alat penelitian, UGM Science Techno Park, dan kantor pengelola kekayaan intelektual. Kematangan tiap teknologi diukur dengan tingkat kesiapan teknologi berskala 1 sampai 9, dari gagasan awal hingga siap diproduksi industri.
Hasil yang dihitung tidak hanya berupa barang. Kebijakan, model, inovasi sosial, dan lulusan juga termasuk. Untuk yang terakhir, Ova menyebut lulusan UGM saat ini menunggu rata-rata sekitar 2,6 bulan sebelum memperoleh pekerjaan.
Akses belajar bagi orang di luar kampus dimasukkan pula ke dalam pengertian dampak, melalui kuliah daring UGM Online.
“Orang-orang yang tidak mampu untuk masuk ke UGM dapat menikmati modul-modul yang dikreasikan oleh Ibu dan Bapak semuanya,” kata Ova kepada para pimpinan fakultas dan unit.
Ia meminta fakultas tidak sekadar mengulang program tahun sebelumnya, melainkan menetapkan target dan indikator yang memperlihatkan perubahan yang hendak dicapai.
Baca juga: Tempat Sampah Buatan UGM Memilah Sendiri dan Catat Merek Kemasan
Baca juga: Sensor Gempa Bawah Air Buatan UGM Diuji di Kedalaman 30 Meter
Baca juga: Kredensial Mikro Bisa Diakui Setara 70 Persen SKS Sarjana















