G.S.S.J Ratulangi

A A

Ilustrasi: Kamus Sejarah Indonesia. [Creator Cekricek.id]

Siapa G.S.S.J Ratulangi?

G.S.S.J Ratulangi juga dikenal sebagai Sam Ratulangi, dilahirkan di Tondano, Sulawesi Utara pada 5 November 1908. Ia mendapat gelar doktor dalam bidang ilmu pasti dan pendidikan dari Universitas Zurich pada 1919.

Sam Raturangi aktif berorganisasi menjadi anggota Indische Vereniging. Ia aktif menggalang persatuan rakyat Sulawesi melalui Persatuan Nuanbasa.

Sam Ratulangi adalah anggota PPKI, aktif dalam rapat-rapat yang menetapkan UUD 1945. Setelah sidang PPKI, ia diangkat sebagai Gubernur pertama Sulawesi. Saat Belanda kembali datang dengan membonceng NICA, Sam Ratulangi membentuk Pusat Keselamatan Rakyat, untuk mengusir Belanda.

Ia atas nama rakyat Sulawesi mengajukan petisi kepada PBB untuk tetap menjadi bagian Republik Indonesia. Perundingan diselenggarakan kedua belah pihak untuk menentukan posisi Sulawesi.

Sam Ratulangi dianggap sebagai tokoh utama dalam perlawanan rakyat Sulawesi. Belanda menangkapnya pada Maret 1946 dan dibuang ke Serui, Papua. Belanda kemudian mengembalikan Sam Ratulangi dan keluarga ke Yogyakarta pada 1948.

Sam Ratulangi segera bergabung dengan republik untuk berjuang bersama mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatan RI. Kesehatan yang terus menurun hingga ia meninggal pada 30 Juni 1949.

Referensi: Kamus Sejarah Indonesia.

Bagikan

Baca Juga

Kerajaan Mori, Dua Kali Kalah Perang tapi Menolak Disebut Takluk
Lowalangi, Nama Dewa Nias yang Kini Disebut dalam Doa Kristen
Prabu Siliwangi di Hulu Citarum, Tapa yang Dibaca sebagai Islam
Polahi Gorontalo, Pelarian Pajak Kolonial yang Masih Terpinggir
Wong Kalang dan Samin, Dua Tafsir Asal Usul Orang Bojonegoro
Suku Sakai di Mandau, Sudah Sampai Kampus tapi Belum Sejahtera