Festival Pacu Jalur di Kuansing Masuk TOP 10 Kharisma Event Nusantara 2024

A A

Pacu Jalur. [Foto: ShuterStock]

Kuansing, Cekricek.id - Festival Pacu Jalur, sebuah ajang bergengsi dengan sejarah panjang, meraih penghargaan istimewa dengan masuk dalam TOP 10 Kharisma Event Nusantara (KEN) 2024. KEN 2024 secara resmi diumumkan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, dalam acara peluncuran di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, pada Sabtu malam (27/1/2024).

"Tahun ini, KEN 2024 memilih 6 event dari Riau, termasuk Festival Pacu Jalur, sebagai bagian dari rangkaian prestisiusnya. Festival Pacu Jalur berhasil menduduki peringkat teratas dari 110 event yang dilombakan," ungkap Sandiaga Uno.

Bukan sekadar ajang adu kecepatan, Festival Pacu Jalur menjadi perayaan olahraga dan kearifan lokal. Pendayung tak hanya bersaing menuju garis finish, tetapi juga merayakan silaturahmi. Tradisi ini, dengan makna sejarahnya yang dalam, menjadikan Pacu Jalur sebagai bagian integral dari Warisan Budaya Nasional Takbenda Indonesia.

Roni, juru bicara acara, menyampaikan, "Pacu Jalur bukan hanya kompetisi, tetapi juga perwujudan kekayaan sejarah dan budaya Kuansing. Pemerintah mendukung festival ini sebagai bagian dari upaya melestarikan warisan budaya yang berharga bagi Indonesia."

Pada tahun 2023, Pacu Jalur diikuti oleh 193 jalur dan digelar di Tepian Narosa, Taluk Kuantan, Kabupaten Kuansing. Setiap jalur memiliki peran khusus, termasuk tukang concang, tukang pinggang, tukang tari, dan tukang onjay.

Roni menegaskan, "Pacu Jalur tidak hanya mengundang partisipasi masyarakat lokal, tetapi juga menciptakan daya tarik wisata yang signifikan. Tahun ini, Festival Pacu Jalur akan digelar pada 21-25 Agustus 2024, di Tepian Narosa, Taluk Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi."

Baca juga:
Kenduri Riau Kembali Hadir di Kharisma Event Nusantara 2024

Sebagai bagian dari KEN 2024, Festival Pacu Jalur tidak hanya menjadi sorotan nasional tetapi juga magnet bagi pengunjung dari luar daerah, pedagang, dan wisatawan lokal serta internasional. Acara ini terus menjadi wadah untuk memelihara dan mempromosikan kekayaan kultural Indonesia.

Baca Berita Riau Hari Ini setiap hari di Channel Cekricek.id.

Bagikan

Baca Juga

Ilustrasi kawasan pemandian air panas tua dengan kolam kosong dan gerbang berkarat
Anak Muda Batu Merekam Sisi Sepi di Balik Merek Kota Wisata
Wisatawan di kawasan Taman Nasional Komodo
Labuan Bajo Normal, Kelimutu dan Wae Rebo Masih Ditutup
Ilustrasi rombongan pesepeda melintasi gang berdinding tembok tua pada pagi hari
53 Mahasiswa Menguji Rute Sepeda Cagar Budaya Yogyakarta
Sivitas akademika Universitas Riau berfoto bersama di bawah tenda pada peresmian pojok literasi dan gerai wirausaha di tepi danau kampus
UNRI Buka Pojok Literasi dan Gerai Wirausaha Mahasiswa di Tepi Danau Kampus
Danau dikelilingi perbukitan hijau
ITB dan Pemkab Solok Teken Kerja Sama, Masterplan Wisata Danau Singkarak Diusulkan
Arca Buddha dan deretan stupa berlubang di teras atas Candi Borobudur dengan latar langit biru dan perbukitan
Enam Fasilitas Kursi Roda yang Dibutuhkan Borobudur, Baru Dua yang Ada