Julian Casablancas Akui Kalah di Panggung Outside Lands: “Kau Ratu Baru Segalanya, Charli XCX”

Kerumunan penonton konser tersorot cahaya panggung berwarna merah pekat

Penonton dalam sorotan lampu panggung pada salah satu konser The Strokes. Foto arsip, bukan dari panggung Outside Lands. [Foto: Instagram/@thestrokes]

Cekricek.id — The Strokes sedang menutup malam kedua Outside Lands ketika Julian Casablancas mengumumkan ada tamu yang naik panggung. Yang muncul kemudian adalah Charli XCX, penampil utama malam sebelumnya di festival yang sama, dan keduanya membawakan lagu “Take It or Leave It” bersama.

Dikutip dari Rolling Stone UK, Senin (10/8/2026), momen itu terjadi pada penampilan The Strokes sebagai penampil utama hari Sabtu di Outside Lands. Festival tersebut digelar di Golden Gate Park, San Francisco, pada 7 sampai 9 Agustus 2026 menurut keterangan penyelenggara di laman resminya.

“Kami punya tamu istimewa yang kecil. Tamu besar. Seorang superstar,” kata Julian Casablancas, vokalis The Strokes, sebelum memperkenalkan Charli XCX kepada penonton.

Pengakuan Kalah di Atas Panggung

Yang membuat momen itu ramai dibicarakan bukan hanya duetnya, melainkan kalimat yang menyusul sesudahnya. Casablancas menyinggung langsung persaingan penjualan album antara bandnya dan tamunya, tanpa berusaha memoles hasilnya.

“Kami sempat bertarung hebat. Selamat, kau mengalahkan kami dalam penjualan album. Kau ratu baru segalanya, Charli XCX,” ujar Casablancas.

Kalimat itu punya latar yang konkret. The Strokes dan Charli XCX merilis album pada tanggal yang sama di bulan Juli — band asal New York itu dengan Reality Awaits, sementara musisi Inggris tersebut dengan Music, Fashion, Film. Album Charli XCX keluar sebagai yang lebih laku.

Baca juga: Mawar de Jongh dan Jaz Berkolaborasi dalam Single “Bukan Dengan Dia”

Bukan Pertemuan Pertama

Duet di Golden Gate Park itu bukan persentuhan pertama antara keduanya. Charli XCX dan The Strokes sebelumnya sudah bekerja sama lewat versi ulang lagu “Mean Girls” yang masuk ke Brat and It’s Completely Different but Also Still Brat, album remiks yang memanjangkan umur salah satu rilisan paling berpengaruh dalam karier Charli XCX.

Karena itu, kehadirannya di panggung The Strokes lebih terbaca sebagai lanjutan hubungan kerja yang sudah ada ketimbang kejutan yang dipaksakan. Bedanya, kali ini urutan tuan rumah dan tamunya terbalik: band yang dua dekade lalu menjadi penanda gelombang rock New York memanggil naik musisi pop yang setahun terakhir menguasai percakapan musik populer.

Baca juga: Matheo In Rio Luncurkan Mini Album Solo “Other Side”: Eksplorasi Cinta dalam Nada Rock

Dua Malam Berturut-turut di Panggung Utama

Charli XCX sendiri sudah menuntaskan tugasnya sebagai penampil utama pada malam sebelum The Strokes tampil. Dengan begitu, ia naik ke panggung utama Outside Lands dua malam berturut-turut — satu sebagai nama di puncak poster, satu lagi sebagai tamu yang dipanggil naik.

Bagi penonton festival, kombinasi semacam itu adalah alasan utama membeli tiket tiga hari sekaligus: kemungkinan menyaksikan pertemuan yang tidak tercetak di jadwal mana pun. Bagi The Strokes, momen tersebut sekaligus menjadi cara paling elegan menyikapi kekalahan angka penjualan — mengakuinya lewat pengeras suara, di depan puluhan ribu orang, lalu memainkan lagu bersama-sama.

Baca juga: Kupu-kupu Kertas di Konser J-Hope dan Riset soal Boikot Penggemar K-pop

Rolling Stone UK mencatat penampilan itu sebagai salah satu momen paling diingat dari edisi tahun ini. Penyelenggara belum mengumumkan apakah rekaman panggungnya akan dirilis resmi.

Baca Juga

Deretan kenop dan fader pada meja mixer analog di ruang studio rekaman
Madonna Lepas William Orbit dengan Satu Kalimat: “Dalam Banyak Hal Kau adalah Ray of Light-ku”
Semburan kembang api panggung di depan layar besar pada sebuah festival musik terbuka
Dokumenter WILD HEARTS Dibuka dari Panggung Coachella, Lara KATSEYE: Kami Terdengar Lebih Dewasa
Deretan kursi merah menghadap layar bioskop yang menyala di ruang gelap
Venesia Beri Luca Guadagnino Glory to the Filmmaker, Disusul Dokumenter 435 Menit
Kamera film profesional di lokasi syuting
Choi Min Sik Jadi Anak Magang di Kantor Han So Hee, Sutradara: “Dia Jenius yang Utuh”
Deretan rumah bergaya klasik di jalan kecil kawasan hunian London
Stockard Channing, 82 Tahun, Mengaku Hidup Menyendiri: “Aku Bahagia Jadi Pertapa”
Tangan pasien yang tengah menjalani terapi intravena
Dihujani Komentar “Menjijikkan”, Kate Beckinsale Kosongkan Instagram dan Bongkar Penyakitnya