Cekricek.id — I.League menggelar Match Organizing Workshop Super League 2026/27 selama empat hari, 3–6 Agustus 2026, di Kabupaten Tangerang, Banten. Workshop ini melibatkan staf operasional dari seluruh klub peserta Super League untuk menyeragamkan standar penyelenggaraan pertandingan di seluruh Indonesia.
Dikutip dari laman resmi I.League, ileague.id, Kamis (6/8/2026), pelatihan ini menjadi bagian dari transformasi I.League menuju struktur organisasi permanen, menggantikan pola panitia pelaksana yang selama ini bersifat ad hoc di setiap laga. “Super League membutuhkan standar operasional pertandingan yang sama di setiap klub,” kata Ferry Paulus, Direktur Eksekutif I.League.
Empat Hari, Beragam Peran Operasional
Pada hari pertama, peserta dibekali materi filosofi kompetisi profesional, pembagian tanggung jawab departemen, alur kerja sepanjang pekan pertandingan, hingga pemetaan pemangku kepentingan. Hari kedua diisi lokakarya spesifik per peran, mulai dari Club General Coordinator, Club Media Officer, Club Security Officer, Match Organizing Chairman, tim medis, pemasaran, hingga Club Venue Technology Officer.
Hari ketiga membahas operasional hari pertandingan, perencanaan kontingensi, kesiapan stadion, prosedur darurat, dan protokol pascalaga lewat simulasi langsung. Rangkaian workshop ditutup pada hari keempat dengan penilaian kompetensi untuk posisi koordinator, media, dan keamanan.
Baca juga: PSIM Promosikan Kiper Muda 16 Tahun Athaullah Daib ke Tim Senior
Tim Operasional yang Bekerja sebagai Satu Kesatuan
Ferry Paulus menegaskan tujuan akhir workshop ini adalah memastikan setiap klub memiliki tim yang solid di lapangan, bukan sekadar mengandalkan panitia dadakan setiap kali bertanding. “Kami ingin setiap klub memiliki tim operasional yang mampu bekerja sebagai satu kesatuan,” ujarnya.
Standar operasional yang seragam ini turut menjadi bagian dari upaya I.League memperkuat kelayakan infrastruktur dan penyelenggaraan pertandingan menjelang Super League 2026/27, sejalan dengan proses club licensing yang juga tengah berjalan di sejumlah klub peserta.
Baca juga: Bhayangkara FC Resmi Tunjuk Oscar Bruzon Gantikan Paul Munster
Persiapan di sisi lapangan pun berjalan beriringan. Sejumlah klub, dari Persik Kediri yang menjajal turnamen pramusim di Malaysia hingga Semen Padang FC yang masih menuntaskan uji coba di Yogyakarta, sama-sama mengejar kesiapan penuh sebelum kompetisi bergulir awal September.
Baca juga: Persik Kediri Incar Trofi di Turnamen Pramusim Malaysia





















