Rektor UNRI Lantik 242 ASN, Tekankan Kompetensi dan Kolaborasi

Ilustrasi ruang sidang institusi

Ilustrasi ruang sidang sebuah institusi. [Foto: Pexels]

Cekricek.id — Rektor Universitas Riau (UNRI), Prof. Dr. Sri Indarti, SE, MSi, melantik 242 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan kampus tersebut pada Kamis, 13 Agustus 2026. Dalam pelantikan itu, Rektor menekankan pentingnya kompetensi, integritas, dan semangat kolaborasi sebagai fondasi kerja aparatur kampus.

Mengutip keterangan resmi di laman unri.ac.id, pelantikan digelar secara hybrid, yakni luring di Ruang Siak Sri Indrapura, Gedung Rektorat, dan daring melalui Zoom. Sebanyak 242 ASN yang dilantik terdiri atas pejabat struktural serta pengangkatan pertama pada jabatan fungsional dosen dan tenaga kependidikan.

Momentum Bersinergi dan Berkolaborasi

Prof. Sri Indarti menyatakan pelantikan bukan sekadar seremoni administratif, melainkan momentum untuk memperkuat kerja bersama demi kemajuan universitas. Ia mengajak seluruh ASN yang dilantik menjadikan jabatan baru sebagai amanah untuk berkontribusi lebih besar.

“Pelantikan ini adalah momentum untuk bersinergi dan berkolaborasi, untuk memberikan kontribusi besar bagi Universitas Riau,” kata Sri Indarti, sebagaimana dikutip dari laman resmi universitas.

Ia menekankan agar para ASN terus meningkatkan kompetensi dan menjaga integritas dalam menjalankan tugas. Menurutnya, kemajuan universitas hanya dapat dicapai melalui sinergi seluruh unsur yang ada di dalamnya, baik tenaga pendidik maupun tenaga kependidikan.

Baca juga: Menag Kuliah Umum di Aceh, Rektor USK Siap Perkuat Kolaborasi dengan UIN Ar-Raniry

Pelantikan yang menggabungkan pejabat struktural dan pejabat fungsional sekaligus menandai upaya universitas menata jenjang karier aparaturnya. Pengangkatan pertama pada jabatan fungsional dosen menjadi tahap penting bagi tenaga pengajar untuk mulai menapaki jalur kepangkatan akademik yang diakui secara nasional.

Menegakkan Nilai BerAKHLAK

Dalam arahannya, Rektor turut mengingatkan pentingnya penerapan nilai-nilai dasar ASN, yakni BerAKHLAK, dalam keseharian bekerja. BerAKHLAK merupakan akronim dari Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif, yang menjadi panduan perilaku bagi seluruh aparatur sipil negara.

Menurut keterangan universitas, penerapan nilai tersebut diharapkan tercermin dalam pelayanan yang berorientasi pada mutu, akuntabilitas dalam pengelolaan tugas, serta kolaborasi antarunit di lingkungan kampus. Rektor menilai nilai-nilai itu relevan dengan tuntutan tata kelola perguruan tinggi yang semakin kompleks.

Pengangkatan pertama pada jabatan fungsional dosen dan tenaga kependidikan, menurut keterangan universitas, menjadi bagian penting dari penataan sumber daya manusia UNRI. Penataan itu diharapkan memperkuat kapasitas kampus dalam menjalankan Tridarma perguruan tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Baca juga: Unhas Sambut 10.401 Mahasiswa Baru, Rektor: Jangan Sampai Drop Out

Penguatan SDM Kampus

Pelantikan ratusan ASN sekaligus mencerminkan skala kebutuhan penataan aparatur di kampus dengan jumlah sivitas akademika yang besar. Penataan tersebut dinilai relevan dengan pertumbuhan jumlah mahasiswa dan program studi yang menuntut dukungan tenaga pendidik serta tenaga kependidikan yang memadai.

Jabatan fungsional dosen memiliki jenjang kepangkatan yang menuntut pemenuhan sejumlah syarat, mulai dari pendidikan, pengajaran, penelitian, hingga pengabdian kepada masyarakat. Pengangkatan pertama pada jabatan tersebut menjadi pintu masuk bagi dosen untuk mulai mengumpulkan angka kredit yang akan menentukan kenaikan pangkat pada tahap berikutnya.

Pelaksanaan pelantikan secara hybrid juga mencerminkan pemanfaatan teknologi dalam kegiatan administratif kampus, sehingga ASN yang berhalangan hadir secara langsung tetap dapat mengikuti prosesi. Format ini memungkinkan seluruh pihak yang dilantik mengikuti arahan pimpinan universitas tanpa terkendala jarak maupun lokasi penugasan.

Rektor berharap para pejabat dan pegawai yang baru dilantik dapat segera menyesuaikan diri dengan tanggung jawab masing-masing. Ia menegaskan bahwa peningkatan kompetensi harus menjadi agenda berkelanjutan, bukan sekadar syarat administratif dalam sebuah jabatan.

Baca juga: Konjen AS Puji Ekosistem UMM, Siap Perluas Kolaborasi Pendidikan dan Riset

Tenaga kependidikan yang turut dilantik memegang peran penting dalam menopang kegiatan akademik, mulai dari pengelolaan administrasi, layanan mahasiswa, hingga dukungan teknis laboratorium dan perpustakaan. Penataan pada jabatan fungsional tenaga kependidikan diharapkan meningkatkan kualitas layanan yang menjadi penunjang utama proses belajar-mengajar di kampus.

Reformasi birokrasi di lingkungan instansi pemerintah, termasuk perguruan tinggi negeri, menempatkan peningkatan kualitas ASN sebagai salah satu prioritas. Penataan jabatan dan penguatan kompetensi aparatur menjadi bagian dari upaya menghadirkan tata kelola yang lebih responsif terhadap kebutuhan sivitas akademika maupun masyarakat.

Hingga kegiatan berakhir, UNRI belum merinci komposisi lengkap jumlah pejabat struktural dan tenaga fungsional yang dilantik. Universitas menyatakan pelantikan menjadi bagian dari proses penguatan organisasi yang akan terus berjalan pada periode berikutnya.

Tag:

Baca Juga

Ilustrasi pertanian padi
UNRI Perkuat Peran Keilmuan untuk Kedaulatan Pangan dan Energi Riau
Anggota Komisi XI DPR RI Muhammad Kholid memberikan keterangan dalam rapat
DPR Desak Pemerintah Segera Putuskan Tambahan TKD untuk Bayar Gaji ASN di 490 Daerah
Aparatur Sipil Negara (ASN) (Foto: IST)
ASN Telat karena Antar Anak Sekolah, Tukin Bakal Dipotong
Aturan Baru Jam Kerja dan Berpakaian ASN Pemprov Riau Selama Ramadan
Aturan Baru Jam Kerja dan Berpakaian ASN Pemprov Riau Selama Ramadan
Berita Riau Hari Ini: Unri Luncurkan Taman Bisnis Srikandi, Pertemukan Dosen, Pengusaha, dan Penggiat Vokasi
Unri Luncurkan Taman Bisnis Srikandi, Pertemukan Dosen, Pengusaha, dan Penggiat Vokasi
Berita Riau Hari Ini: Penerimaan 2.400 ASN Baru Dibutuhkan Pemkab Kuansing Tahun 2024
Penerimaan 2.400 ASN Baru Dibutuhkan Pemkab Kuansing Tahun 2024