Cekricek.id— Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menggelar pertemuan strategis dengan Pejabat Humas Konsulat Jenderal Amerika Serikat di Surabaya, Courtney J. Woods, Senin (10/8/2026), untuk memperluas kolaborasi pendidikan dan riset kedua pihak. Pertemuan ini menjadi salah satu bentuk komunikasi diplomatik yang belakangan makin sering terjalin antara perwakilan asing dan kampus-kampus di Jawa Timur.
Pertemuan yang digelar di kampus UMM di Malang itu menjadi salah satu bentuk komunikasi rutin antara perguruan tinggi di Jawa Timur dan perwakilan diplomatik Amerika Serikat, yang selama ini banyak menjalin kerja sama pertukaran pelajar maupun program riset bersama dengan kampus-kampus di Indonesia.
Dalam pertemuan itu, Woods memuji ekosistem kampus UMM yang dinilainya tidak sekadar tampil rapi secara fisik, tetapi juga memberi dampak nyata bagi masyarakat sekitarnya. “Universitas ini tidak hanya memiliki kampus dengan penampilan yang baik, tetapi juga menunjukkan investasi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat, mahasiswa, dan staf pengajar,” kata Woods, dikutip dari laman resmi Universitas Muhammadiyah Malang, Selasa (11/8/2026).
American Corner Jadi Pintu Masuk Pertukaran Akademik
Direktur American Corner UMM, Ria Arista Asih, Ph.D., menyebut pertemuan ini membuka peluang lebih besar bagi pertukaran akademik antara UMM dan lembaga-lembaga pendidikan di Amerika Serikat. “Ke depannya pastinya akan lebih banyak academic exchange,” ujarnya.
Rektor UMM Prof. Dr. Nazaruddin Malik turut hadir dalam pertemuan tersebut. Ia mendorong pemanfaatan jaringan alumni UMM yang memiliki koneksi di Amerika Serikat untuk membuka peluang kolaborasi akademik yang lebih spesifik dan terarah, alih-alih kerja sama yang sifatnya umum.
UMM sendiri belakangan aktif memperluas jejaring internasionalnya, termasuk lewat American Corner yang berfungsi sebagai pusat informasi dan kegiatan bertema Amerika Serikat bagi mahasiswa dan dosen di kampus tersebut.
Baca juga: Psikolog UMM Ingatkan Guru Tak Buru-buru Melabeli Anak Berkebutuhan Khusus
Bagian dari Rangkaian Kunjungan Diplomatik ke Kampus
Kunjungan pejabat konsulat asing ke kampus-kampus Indonesia belakangan makin sering terjadi, seiring makin banyak perguruan tinggi yang mendorong internasionalisasi lewat kerja sama riset maupun peningkatan jumlah mahasiswa asing.
Baca juga: Empat Mahasiswa UMY Ubah Perca Batik Jadi ReStitch, Inovasi Terbaik SIE EXPO 2026
Baca juga: ITB Terima 8.945 Mahasiswa Baru dari 38 Provinsi dan Puluhan Negara





















