Cekricek.id — Gelandang AC Milan Luka Modric menegaskan dirinya tidak pernah benar-benar mempertimbangkan untuk pergi dari San Siro, sekalipun musim lalu berakhir mengecewakan bagi klub berjuluk Rossoneri itu. Dalam wawancara bersama Milan TV yang dilansir football-italia.net pada Selasa, 18 Agustus 2026, pemain asal Kroasia tersebut menempatkan Milan sejajar dengan Real Madrid, klub yang ia bela selama lebih dari satu dekade.
Modric sempat mengalami cedera saat Milan menghadapi Juventus pada paruh akhir musim lalu, situasi yang memunculkan spekulasi bahwa laga itu bisa menjadi penampilan terakhirnya bersama Milan. Ia membantah pernah memandangnya demikian.
Baca juga: Mourinho Nilai Real Madrid Siap Arungi LaLiga 2026/2027
“Saya tidak pernah berpikir itu akan menjadi laga terakhir saya bersama Milan. Jauh di dalam hati, saya tahu saya ingin melanjutkan, tetapi pada saat yang sama saya harus memeriksa hal-hal lain yang memungkinkan saya melakukannya. Sekarang saya di sini dan saya sangat senang bisa kembali,” kata Modric.
Alasan Modric Bertahan di Milan
Musim 2025–2026 berakhir pahit bagi Milan. Kekalahan di kandang sendiri saat menjamu Cagliari pada 24 Mei 2026 di Stadion Giuseppe Meazza menutup perburuan gelar mereka. Modric mengakui butuh waktu, termasuk menjalani turnamen bersama tim nasional Kroasia, untuk sepenuhnya menerima hasil tersebut.
Baca juga: Mourinho Puas, Real Madrid Tutup Pramusim dengan Kemenangan 3-0
Yang akhirnya meyakinkannya bertahan adalah sikap manajemen klub sepanjang bursa transfer musim panas. Milan membangun ulang skuad di bawah pelatih Ruben Amorim dan menggelontorkan dana sekitar 150 juta euro, termasuk kesepakatan untuk merekrut Diego Moreira dari Strasbourg yang tinggal menunggu penuntasan administrasi.
“Milan menunjukkan betapa mereka peduli kepada saya dan bahwa saya adalah bagian dari proyek baru ini: itulah yang saya butuhkan, itulah yang ingin saya dengar. Saya membicarakannya dengan keluarga dan memutuskan untuk bertahan,” ujarnya.
Baca juga: Amorim Bekuk Mantan Klub, Manchester United Kalah 2-4 dari Milan
Menyandingkan Milan dengan Real Madrid
Modric bergabung dengan Milan pada 2025 setelah 13 musim di Real Madrid, periode yang membuatnya mengoleksi sederet trofi Liga Champions. Ketika diminta membandingkan klub barunya dengan bekas klubnya, ia tidak menahan diri.
“Saya bermain untuk klub terbesar di dunia, Real Madrid, tetapi saya merasa Milan berada di level yang sama. Orang-orang yang berbicara tentang Milan melakukannya dengan cara berbeda dibanding klub lain. Dan ketika Anda datang ke sini, Anda paham alasannya: ini salah satu klub terbaik di dunia, orang-orang yang bekerja di dalamnya membuatnya hebat, para suporternya,” kata gelandang berusia 40 tahun itu.
Kepastian masa depan Modric sendiri sudah diumumkan klub lebih dulu. Melalui pernyataan resmi di acmilan.com pada 23 Juli 2026, Milan mengonfirmasi bahwa Modric menandatangani kontrak yang berlaku hingga 30 Juni 2027.
Pesan untuk Suporter Rossoneri
Pada bagian akhir wawancara, Modric menyampaikan permintaan langsung kepada pendukung Milan menjelang bergulirnya musim baru Serie A.
“Saya ingin berterima kasih kepada semua orang atas dukungan mereka sejak saya tiba. Yang saya minta dari para suporter adalah tetap bersama kami dan mendukung proyek kami. Saya bisa berjanji bahwa kami akan benar-benar memberikan segalanya yang layak diterima suporter kami: kami berharap mereka bangga kepada kami. Kami membutuhkan mereka untuk musim yang hebat,” katanya.
Persiapan Milan menyambut musim baru antara lain diisi lawatan ke Australia. Pada 5 Agustus 2026, Milan berhadapan dengan Inter Milan di Optus Stadium, Perth, laga yang menurut situs resmi inter.it merupakan derbi Milan keempat yang digelar di luar Italia setelah New York 1969, Foxborough 2009, dan Shenzhen 2015.
















