Cekricek.id — Manchester United menutup rangkaian pramusim 2026 dengan catatan pahit setelah dikalahkan AC Milan 2-4 pada laga persahabatan di Tarczyński Arena, Wrocław, Polandia, Sabtu, 15 Agustus 2026. Pelatih Manchester United Michael Carrick menolak mencari pembenaran atas penampilan anak asuhnya yang jauh dari standar, sepekan menjelang dimulainya Liga Primer Inggris musim 2026/27.
Pertandingan itu sekaligus menjadi reuni bagi Ruben Amorim, mantan pelatih Manchester United yang kini menangani Milan. Rossoneri dua kali membalikkan keadaan dan menutup laga dengan dua gol beruntun di babak kedua di hadapan publik Polandia.
Baca juga: Amorim Bekuk Mantan Klub, Manchester United Kalah 2-4 dari Milan
Dua Kali Unggul, Runtuh di Babak Kedua
United justru memimpin sejak menit kedua lewat gol Harry Maguire. Keunggulan itu bertahan sampai Samuel Chukwueze menyamakan kedudukan pada menit ke-37. Patrick Dorgu kembali membawa United unggul pada menit ke-51, tetapi Milan langsung merespons melalui Alphadjo Cissé enam menit berselang.
Gonçalo Ramos membalikkan keadaan pada menit ke-68 dan Ruben Loftus-Cheek memastikan kemenangan Milan pada menit ke-71. Hanya dalam rentang sekitar 20 menit, pertandingan yang semula dikendalikan United berubah menjadi kekalahan terberat mereka sepanjang pramusim kali ini.
Baca juga: Inggris Larang Barbeku Sekali Pakai dan Kerahkan Militer
Carrick Menolak Berlindung di Balik Alasan
Dikutip dari goal.com, Carrick berbicara terbuka soal penampilan timnya seusai pertandingan dan tidak berusaha memperhalus keadaan. “Hari ini kami kecewa. Kami tidak bermain baik hari ini. Ada sejumlah sebabnya dan kami harus memperbaiki diri. Sebagian pemain menjalani menit pertama mereka. Sebabnya bermacam-macam — tetapi tidak ada alasan. Kami tidak bermain dengan baik,” kata Carrick.
Kekalahan itu menutup pramusim yang sebenarnya tidak buruk bagi Manchester United. Dalam enam laga persiapan, tim asal Old Trafford sempat mengalahkan Atlético Madrid dan menahan imbang Paris Saint-Germain 1-1 sebelum akhirnya rontok di Wrocław.
Baca juga: Enam Dekade FKIP Unsri dari Kursus Bahasa Inggris ke Program Doktor
Bagi Amorim, hasil tersebut menjadi catatan manis atas bekas klubnya. Pelatih asal Portugal itu meninggalkan Old Trafford sebelum musim ini dan kini menangani Milan, sehingga pertemuan di Polandia berlangsung dengan nuansa personal yang kental. Ia melihat timnya bangkit dua kali dari posisi tertinggal dalam waktu yang relatif singkat.
Fokus Beralih ke Laga Pembuka Liga
Meski hasil akhirnya mengecewakan, Carrick menegaskan persiapan timnya secara keseluruhan berjalan sesuai rencana. Ia menilai menit bermain yang terkumpul sepanjang musim panas tetap berharga bagi para pemainnya.
“Secara keseluruhan, kami siap untuk pekan depan. Banyak pemain akan lebih baik setelah mendapatkan menit bermain. Kami sudah bekerja keras di lapangan latihan, penampilan dalam laga-laga sebelumnya cukup bagus. Semangat kami masih bagus menjelang pekan depan,” ujar pelatih berusia 45 tahun tersebut.
Carrick juga mengisyaratkan masih ada pekerjaan rumah soal komposisi tim sebelum laga resmi pertama. Ia menyebut satu pekan tersisa akan dipakai untuk menuntaskan sejumlah keputusan.
“Ada keputusan-keputusan yang harus diambil. Tentu saja ada. Kami masih punya satu pekan latihan lagi untuk bersiap menghadapi pekan depan. Rasanya benar-benar berbeda ketika laga pertama liga tiba. Kami akan ada di sana,” kata Carrick.
Manchester United membuka musim Liga Primer Inggris 2026/27 dengan menjamu Hull City di Old Trafford pada 22 Agustus 2026. Musim lalu Arsenal menjadi juara, sementara United kini menjalani musim penuh pertama di bawah Carrick setelah ia menggantikan Amorim di kursi pelatih kepala.
















