Cekricek.id — PSIM Jogja resmi meminjamkan bek kiri Reva Adi Utama ke Borneo FC Samarinda untuk musim 2026/2027. Pengumuman itu disampaikan manajemen Laskar Mataram pada Senin (17/8/2026), saat tim tengah memadatkan persiapan menyambut kompetisi kasta tertinggi.
Dikutip dari laman resmi PSIM Jogja, psimjogja.id, keputusan melepas Reva diambil manajemen untuk menjaga kedalaman sekaligus keseimbangan skuad. Klub menyatakan pemain bertahan tersebut tidak masuk dalam rencana permainan pelatih kepala pada musim ini.
Baca juga: Relawan Info Cegatan Jogja Baru Turun Setelah Bengkel Tutup
“Kami meminjamkan Reva Adi Utama kepada Borneo FC Samarinda untuk musim 2026/27. Tidak masuk skema pelatih kepala menjadi alasan keputusan ini,” kata Iksan Mahar, Manajer Tim PSIM Jogja.
Apresiasi Manajemen untuk Reva
Meski melepas Reva, manajemen menegaskan hubungan dengan pemain tetap baik. Iksan menyebut kontribusi Reva selama membela PSIM layak mendapat penghargaan, sekaligus berharap peminjaman ini membuka ruang bermain yang lebih luas bagi sang pemain.
“Kami memberikan apresiasi besar atas dedikasi dan kontribusi Reva selama berseragam Laskar Mataram. Harapan terbaik kami hanturkan untuk petualangan baru Reva bersama Borneo,” ujar Iksan Mahar.
Status pinjaman membuat Reva tetap terikat dengan PSIM dan berpeluang kembali seusai musim berjalan. Skema semacam ini lazim dipakai klub Indonesia untuk menjaga ritme kompetitif pemain yang belum mendapat porsi menit bermain memadai di klub asal.
Baca juga: Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Beroperasi 1 Januari 2027
Rotasi Skuad Jelang Musim Baru
Keputusan meminjamkan Reva merupakan bagian dari penataan skuad PSIM menjelang bergulirnya kompetisi kasta tertinggi pada awal September 2026. Sebelumnya manajemen mempromosikan kiper muda binaan akademi, Athaullah Daib, ke tim utama untuk menambah opsi di bawah mistar.
Dari sisi kesiapan bermain, PSIM sudah menjajal Bhayangkara Presisi Lampung FC dalam sesi latihan bersama berdurasi penuh 90 menit pada pertengahan Agustus. Sesi tersebut dipakai staf pelatih untuk menguji rotasi menit bermain dan mengukur kebugaran para pemain setelah rangkaian latihan intensif.
Selain urusan pemain, manajemen juga menuntaskan pekerjaan di sisi infrastruktur. PSIM menggelar uji pengukuran tingkat pencahayaan atau lux lampu Stadion Sultan Agung agar memenuhi standar penyelenggaraan pertandingan pada musim 2026/2027.
Tantangan Kembali ke Kasta Tertinggi
PSIM tampil sebagai salah satu wajah yang kembali diperhitungkan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Karena itu manajemen bergerak di dua jalur sekaligus, yakni merampingkan skuad dari nama-nama yang tidak masuk rencana pelatih dan memastikan fasilitas pertandingan siap dipakai.
Bagi Borneo FC Samarinda, kedatangan Reva menambah pilihan di sektor bek kiri menjelang kompetisi bergulir. Klub asal Kalimantan Timur itu termasuk tim yang aktif membenahi komposisi pemain selama bursa transfer musim panas ini.
Baca juga: Dewa United Rekrut Jean Mangabeira, Bursa Transfer Super League Memanas
Peminjaman di Tengah Bursa Transfer
Keputusan meminjamkan Reva diumumkan ketika bursa transfer klub-klub Indonesia masih berjalan menjelang kompetisi bergulir. Sejumlah tim masih menyesuaikan komposisi pemain, baik dengan mendatangkan wajah baru maupun melepas pemain yang tidak masuk rencana pelatih.
Manajemen PSIM menegaskan langkah tersebut murni pertimbangan teknis dan bukan persoalan di luar lapangan. Dengan skema pinjaman, klub tetap memiliki kendali atas masa depan sang pemain sekaligus memastikan Reva mendapatkan jam terbang di kompetisi kasta tertinggi sepanjang musim 2026/2027.
















