Cekricek.id — Gelandang Inter Milan, Hakan Calhanoglu, membantah anggapan bahwa timnya sedang menuju kemunduran setelah kegagalan di panggung Eropa musim lalu. Ia menyebut mentalitas skuad Nerazzurri justru menjadi alasan utama tim itu tetap kompetitif.
Mengutip Football Italia, Senin (17/8/2026), pernyataan tersebut disampaikan Calhanoglu dalam wawancara dengan beIN Sports Australia menjelang bergulirnya musim 2026/2027. Pemain asal Turki itu sudah lima musim membela Inter sejak bergabung dari klub sekota, AC Milan.
Baca juga: Cristian Romero Resmi Gabung Atletico Madrid dari Tottenham
“Semua orang berpikir bahwa Inter, katakanlah, sedang sekarat setelah apa yang terjadi. Tetapi tim ini punya mentalitas yang kuat,” kata Hakan Calhanoglu, gelandang Inter Milan.
Sosok Cristian Chivu di Ruang Ganti
Calhanoglu juga berbicara mengenai perubahan atmosfer di ruang ganti sejak Cristian Chivu menangani tim. Menurutnya, pelatih asal Rumania itu menaruh perhatian besar pada sisi personal para pemain, bukan semata urusan taktik.
“Dengan Chivu sekarang situasinya berbeda, dia lebih peduli pada pribadi seseorang, bukan pada sepak bolanya,” ujar Calhanoglu. Pendekatan itu, menurut dia, membantu tim melewati periode sulit setelah hasil yang mengecewakan pada musim sebelumnya.
Chivu merupakan mantan bek Inter yang ikut membawa klub tersebut meraih treble pada 2010. Ia kemudian meniti karier kepelatihan di akademi Nerazzurri sebelum dipromosikan menangani tim utama.
Target Bertahan di Puncak Serie A
Soal target, Calhanoglu menegaskan Inter tidak menurunkan ambisi. Ia menyebut dominasi di kompetisi domestik tetap menjadi sasaran utama, sekaligus mengingatkan capaian pribadinya selama berseragam biru hitam.
Baca juga: Davide Frattesi Tinggalkan Inter Milan, Dipinjamkan ke Lazio
“Targetnya selalu terus mendominasi liga. Saya sudah lima tahun di sini, memenangi delapan trofi, dan mencapai dua final Liga Champions,” kata Calhanoglu.
Ia juga menilai Serie A tidak layak dipandang sebelah mata. Menurut Calhanoglu, kompetisi Italia masih sejajar dengan liga-liga terkuat di Eropa dari sisi kualitas permainan dan tekanan yang dihadapi pemain setiap pekan.
“Serie A adalah liga yang bagus, liga yang sangat bagus, ada di tiga besar bersama liga Inggris dan Spanyol,” ucapnya.
Menyongsong Musim 2026/2027
Pernyataan Calhanoglu muncul saat Inter merampungkan rangkaian pramusim dan menuntaskan sejumlah urusan bursa transfer. Klub tersebut kembali menjadi salah satu kandidat kuat perebutan scudetto pada musim yang akan bergulir.
Bagi Calhanoglu sendiri, musim ini menjadi kesempatan menambah koleksi gelar bersama Inter. Gelandang yang kerap dimainkan sebagai pengatur permainan di depan lini pertahanan itu tetap menjadi salah satu pilar utama dalam skema Chivu.
Wawancara tersebut berlangsung ketika Inter merampungkan rangkaian laga persiapan dan bersiap memulai perburuan gelar Serie A. Calhanoglu menjadi salah satu pemain yang paling lama bertahan di skuad Nerazzurri pada periode ini, sehingga pandangannya kerap dijadikan rujukan mengenai kondisi ruang ganti.
Baca juga: Djed Spence Resmi Berlabuh ke Inter Milan dari Tottenham
Serie A 2026/2027 sendiri dijadwalkan bergulir pada akhir Agustus 2026. Inter akan memulai musim dengan status salah satu penantang utama, sekaligus menghadapi tuntutan memperbaiki catatan di kompetisi Eropa setelah hasil musim lalu.
Kegagalan di kompetisi antarklub Eropa musim lalu memang sempat memunculkan keraguan terhadap daya saing Inter. Calhanoglu menolak pandangan itu dan menegaskan kekuatan mental menjadi modal utama skuad Nerazzurri untuk bangkit pada musim baru.
















