Cekricek.id — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama seluruh pemangku kepentingan memperkuat literasi dan inklusi keuangan generasi muda melalui program Pramuka Cerdas Keuangan di Jambore Nasional XII 2026, demikian dikutip dari siaran pers OJK, Selasa (18/08/2026).
Program ini bertujuan membangun kecakapan mengelola keuangan secara bijak, membentuk perilaku finansial positif, dan mempersiapkan kesejahteraan masa depan generasi muda Indonesia.
Indeks Literasi Keuangan Capai 69,57%
Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026 yang diumumkan OJK, LPS, dan BPS pada 11 Agustus 2026, indeks literasi keuangan masyarakat Indonesia mencapai 69,57 persen dan indeks inklusi keuangan 93,61 persen.
Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menyampaikan dalam keterangan tertulis OJK, Selasa (18/08/2026), bahwa OJK terus memperkuat kontribusi sektor jasa keuangan dalam mendukung Indonesia berdaulat, adil, dan makmur.
GENCARKAN Capai 98% Kabupaten/Kota
Program GENCARKAN (Gerakan Nasional Cerdas Keuangan) pada Januari–Desember 2025 telah menjangkau 98,05 persen kabupaten/kota di Indonesia dengan 58.637 program edukasi keuangan. Total 3,4 juta viewers diakses melalui platform digital Sikapi Uangmu.
OJK juga berkolaborasi dengan Kementerian Sosial, Bappenas, dan Komisi Nasional Disabilitas meluncurkan Buku Pedoman Literasi Keuangan Bagi Penyandang Disabilitas bertema "Disabilitas Cerdas dan Sehat Finansial Menuju Indonesia Emas 2045".
















