Cekricek.id — Arsenal membuka pertahanan gelar Liga Primer Inggris dengan kemenangan 3-0 atas Coventry City di Emirates Stadium, London, Jumat (21/08/2026). Menurut laporan AFP, tiga gol tuan rumah pada laga pembuka musim 2026/2027 itu dicetak Kai Havertz, Bukayo Saka, dan Martin Odegaard.
Havertz membuka keunggulan pada menit ke-15 dan Saka menggandakan keunggulan delapan menit berselang. Odegaard memastikan kemenangan lewat golnya pada menit ke-49 di babak kedua. Arsenal turun sebagai juara bertahan setelah merebut gelar Liga Primer pada musim 2025/2026.
Pertandingan di Emirates Stadium itu menjadi salah satu partai pembuka Liga Primer 2026/2027 yang dimainkan pada Jumat malam waktu setempat. Arsenal mengakhiri laga tanpa kebobolan dan langsung mengoleksi tiga poin, sementara Coventry City menerima kekalahan pada penampilan pertama mereka di kompetisi musim ini.
Arteta Tuntut Hasrat Lebih Besar
Manajer Arsenal Mikel Arteta menyatakan puas dengan cara timnya memulai musim. “Ada banyak hal yang saya sukai dari penampilan ini. Hasilnya bagus, begitu juga cara kami memulai pertandingan,” kata Arteta seperti dilaporkan AFP.
“Kami begitu dominan, kami punya koneksi yang luar biasa, kami benar-benar akurat dalam menguasai bola,” ujarnya. “Para pemain harus menentukan, dan hari ini mereka melakukannya.”
Baca juga Arsenal Buka Pertahanan Gelar Lawan Coventry Tanpa Saliba
Ditanya soal kondisi para pemainnya setelah menjuarai Liga Primer musim lalu, Arteta menegaskan tuntutannya tidak berkurang. “Mereka terlihat sama persis bagi saya. Yang saya tanamkan kepada mereka adalah menunjukkan hasrat lebih besar dan merebut hak untuk menjadi lebih baik daripada siapa pun,” katanya.
Menurut laporan BBC, Arteta juga menilai standar penampilan tersebut harus dipertahankan sepanjang musim. “Itu sangat positif, itulah yang kami kerjakan selama ini dan kami akan menjaga tuntutan pada level tersebut,” ucapnya. “Kami punya kualitas di skuad untuk melakukan itu. Kami selalu berusaha menaikkan level.”
Pada hari pertandingan, Arsenal merampungkan perekrutan bek Ezri Konsa dari Aston Villa. “Itu bagus. Kami merekrut bek yang hebat, dengan kepribadian yang hebat pula, jadi saya sangat senang,” kata Arteta soal pemain barunya.
Odegaard: Awal yang Sempurna
Kapten Arsenal Martin Odegaard menyebut hasil tersebut sebagai pembuka musim yang ideal. “Awal yang sempurna. Selalu bagus memulai dengan kemenangan. Menang di kandang, tiga gol, dan tanpa kebobolan,” katanya kepada BBC. “Penampilan kami benar-benar solid.”
Baca juga Kane Redam Kabar Kembali ke Liga Primer Inggris
Meski begitu, gelandang asal Norwegia itu mengakui laga pembuka selalu menghadirkan kegugupan. “Pertandingan pertama selalu sedikit menegangkan. Mereka bermain bagus sejak awal. Mereka punya banyak pemain yang kuat secara fisik dan memberi kami perlawanan yang bagus,” kata Odegaard kepada Sky Sports. “Setelah itu kami mengontrol pertandingan dengan baik dan cukup solid. Kami terlihat bagus di lapangan. Ada hal-hal yang bisa kami lakukan lebih baik. Kami bisa mencetak dan menciptakan lebih banyak peluang.”
Odegaard, yang musim lalu kerap terganggu cedera, menyebut kebugarannya kini merupakan hasil gabungan berbagai faktor. “Menurut saya itu kombinasi banyak hal. Musim lalu benar-benar berat bagi saya karena cedera,” ujarnya.
Baca juga Maresca Akui Gol Cepat Arsenal Kunci Kekalahan Man City
Soal status juara bertahan, ia menolak menempatkan timnya dalam posisi bertahan. “Jelas itu pola pikirnya. Kami tidak merasa harus mempertahankan apa pun,” katanya.
Coventry Kalah Kelas di Emirates
Coventry City yang ditangani Frank Lampard menjalani laga pembuka di kompetisi kasta tertinggi dan pulang tanpa gol. Tim tamu sempat menyulitkan tuan rumah pada awal pertandingan sebelum kehilangan kendali sejak gol pertama Arsenal.
Sesuai penuturan Odegaard, Coventry sempat merepotkan tuan rumah pada menit-menit awal dengan permainan fisik sebelum Arsenal mengambil alih kendali pertandingan dan menutup laga tanpa kebobolan.
Kemenangan 3-0 tersebut menyamai kemenangan kandang terbesar Arsenal pada laga pembuka Liga Primer, setelah sebelumnya menang dengan skor sama atas Manchester City pada musim 1994/1995. Laga itu sekaligus menjadi kemenangan ke-150 Arteta di Liga Primer bersama Arsenal, sementara Christos Tzolis menjalani debutnya di kompetisi tersebut.
















