Bagaimana Hukum Berwudu di Toilet?, Ini Kata Ustaz Adi Hidayat

Berwudu

Hukum berwudu di toilet. [Foto/Ist]

Berwudu di tempat wudu yang bersatu dengan toilet sering dilakukan oleh umat Islam tanpa tahu apa hukum yang mendasarinya. Ini menurut Ustaz Adi Hidayat hukum berwudu di toilet.

Cekricek.id – Wudu merupakan salah cara umat Islam menyucikan dirinya. Bukan hanya sekedar untuk salat, berwudu juga dilakukan demi menjaga kesucian diri dari hadas kecil maupun hadas besar.

Bahkan menurut kisah di zaman Rasulullah, salah seorang sahabat yang bernama Bilal bin Rabah dijamin surga. Nabi Muhammad pun menyebut bahwa bunyi telapak sandal Bilal bin Rabah sudah terdengar di surga meski ia belum meninggal. Nah, salah satu amalan yang selalu dilakukannya yaitu menjaga wudunya sepanjang hari.

Namun, terkadang adab dan tata cara ketika berwudu banyak yang tidak diketahui umat Islam. Seperti misalnya hukum berwudu di tempat yang bersatu dengan toilet.

Ustaz Adi Hidayat lantas mengatakan bahwa idealnya, tempat wudu itu berpisah dengan toilet. Hal itu karena saat berwudu, ada kalimat-kalimat toibah berupa doa pada Allah yang mengiringi proses berwudu, baik itu sebelum ataupun sesudahnya.

“Bukankah sebelum wudu kita mengucapkan Bismillah untuk mendapat kebaikan setiap apa yang kita lakukan, lalu sesudah wudu juga kita bersalawat dan melantunkan doa pada Allah,” jelas Ustaz Adi Hidayat dikutip dari kanal YouTube Adi Hidayat Official, Rabu (22/06/2022).

Kalimat-kalimat toibah yang ditujukan untuk Allah itu, kata Ustaz Adi Hidayat, umumnya tidak diucapkan ketika berada di dalam toilet.

“Karena toilet punya sifat tertentu, sifatnya hanya untuk membuang hadas baik itu kecil maupun besar dengan cara-cara tertentu dan boleh jadi melahirkan najis,” tambahnya.

Meski demikian, Ustaz Adi Hidayat lalu menyampaikan bahwa jika memang dalam kondisi dan situasi tertentu yang tidak memungkinkan berwudu di tempat yang terpisah dengan toilet, umat islam boleh berwudu di sana.

“Misalnya Anda ke mall, tidak ada tempat spesifik untuk berwudu, bahkan saat haji atau umrah dan padat tempat wudunya, Anda hanya menemukan toilet yang ada kran terpisah di dalamnya itu, tidak masalah jika Anda berwudu dalam keadaan mendesak dan tidak biasa seperti itu,” jelasnya.

Ustaz Adi Hidayat lalu mengatakan, berwudu di tempat yang bersatu dengan toilet hukumnya tidaklah haram, tetapi makruh. Artinya, jika dilakukan tidak apa-apa atau boleh saja, tetapi jika ditinggalkan akan mendapat pahala.  

Baca Juga: Empat Keistimewaan Bulan Ramadan Menurut Ustaz Adi Hidayat

“Tidak ada hukum haram di dalamnya. Kalaupun tempatnya terpisah dari toilet itu bagus, tapi kalau menyatu pun tidak masalah, tidak apa-apa,” ucapnya.

Dapatkan update berita terkini, berita selebriti, hot gosip, tips, info kesehatan, berita bola dan pertandingan, musik dan film setiap hari dari Cekricek.id di Google News.

Baca Juga

Berita islam: Amalan utama Nabi Muhammad SAW saat memasuki bulan suci Ramadan, wajib ditiru bila ingin dapat banyak pahala.
Amalan-amalan yang Dilakukan Nabi Muhammad SAW Memasuki Ramadan
Berita terkini, terbaru, dan berita pilihan hari ini: Ustaz Adi Hidayat berpendapat jika transgender meninggal dunia, maka harus dimakamkan sesuai dengan fitrahnya lahirnya. Ia pun memberikan penjelasan 3 cara membantu mereka yang sudah terlanjut menjalani operasi transgender.
Empat Keistimewaan Bulan Ramadan Menurut Ustaz Adi Hidayat
Berita terbaru hari ini: pernikahan tersingkat
Benarkah di Akhir Zaman Laki-laki Boleh Menikahi 50 Orang Wanita? Simak Selengkapnya
Berita islam: Ini tiga amalan utama yang harus dilakukan seorang muslim saat menyambut bulan suci Ramadan.
Terkait Polemik Aturan Penggunaan Pengeras Suara di Masjid dan Musala, Ustaz Adi Hidayat Ajak Evaluasi Diri
Berita Terbaru: Ustaz Adi Hidayat menyampaikan bahwa ada tiga ketentuan yang harus diketahui saat akan berpuasa di bulan Ramadhan.
Ustaz Adi Hidayat Larang Berpuasa di Bulan Ramadhan Jika Tidak Memenuhi 3 Syarat Ini
Berita terkini, terbaru, dan berita pilihan hari ini: Ustaz Adi Hidayat berpendapat jika transgender meninggal dunia, maka harus dimakamkan sesuai dengan fitrahnya lahirnya. Ia pun memberikan penjelasan 3 cara membantu mereka yang sudah terlanjut menjalani operasi transgender.
Jika Transgender Meninggal, Ini Pendapat Ustaz Adi Hidayat