Pemprov Sumbar Gagas Program Galeh Babelok untuk Tingkatkan Investasi Perantau

Pemprov Sumbar Gagas Program Galeh Babelok, Maksimalkan Dukungan Perantau untuk Investasi

Pemprov Sumbar Gagas Program Galeh Babelok, Maksimalkan Dukungan Perantau untuk Investasi. [Foto: Istimewa]

Cekricek.id, Padang - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan menggagas program inovatif bernama "Galeh Babelok" untuk memperkuat keterlibatan perantau dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Program Galeh Babelok merupakan kegiatan promosi potensi daerah yang memfokuskan pada sektor Trade, Tourism, and Investment (TTI). Inisiatif ini sejalan dengan prioritas Pemerintah Pusat yang memandang TTI sebagai sektor kunci untuk meningkatkan perekonomian dan menciptakan lapangan kerja.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumbar, Novrial, yang mencetuskan ide Galeh Babelok menjelaskan bahwa program ini mengintegrasikan tiga kegiatan dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

"Program Galeh Babelok mengintegrasikan Misi Dagang Disperindag, Promosi dan Travel Fair Dinas Pariwisata, serta Investment Forum dan Business Matching DPMPTSP dalam satu agenda 'Galeh Babelok Sumatera Barat'," papar Novrial melalui keterangan tertulis kepada Cekricek.id, Selasa [3/6/2025].

Kegiatan ini juga disinergikan dengan kunjungan silaturahmi Gubernur Sumatera Barat kepada perantau yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Minang (IKM).

"Selama ini masing-masing OPD—Disperindag, DPMPTSP, dan Dispar—berjalan sendiri-sendiri dalam menjalankan kegiatan. Dengan Galeh Babelok, semua kegiatan promosi digabungkan serta diselaraskan dengan kunjungan Pak Gubernur," terang Novrial.

Menurut Novrial, perantau Minang di daerah tujuan program Galeh Babelok turut berkontribusi dengan menyiapkan venue tempat pertemuan berlangsung.

"Selain berkoordinasi dengan IKM setempat, kami juga akan meminta dukungan Pemda tujuan, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Bentuk dukungan yang diharapkan meliputi fasilitas tempat pertemuan, kurasi peserta yang hadir, serta support dari OPD terkait," sambungnya.

Novrial menambahkan bahwa pihaknya telah melakukan kurasi ketat terhadap pelaku usaha yang akan diikutsertakan dalam kegiatan Galeh Babelok. "Selain mempertimbangkan kualitas produk dan kesiapan penjual, tingkat permintaan produk tersebut di daerah tujuan juga harus tinggi," pungkasnya.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sumbar, Adib Alfikri, menyatakan bahwa untuk mendukung program Galeh Babelok, DPMPTSP Sumbar telah mengadakan Rapat Koordinasi dan "Coaching Clinic" dengan DPMPTSP kabupaten dan kota se-Sumatera Barat.

"Rapat Koordinasi bertujuan mengumpulkan data potensi investasi serta aset Pemda—baik aset Pemprov Sumbar maupun Pemkab/Pemkota se-Sumatera Barat—yang layak untuk dikerjasamakan. Sementara Coaching Clinic dilaksanakan untuk memberikan asistensi kepada DPMPTSP kabupaten dan kota dalam menyiapkan data potensi yang akurat dan siap pakai," jelas Adib.

Adib menambahkan bahwa pihaknya melalui KADIN Sumbar juga telah berkoordinasi dengan pengurus KADIN di provinsi tujuan serta asosiasi bisnis lainnya seperti PHRI, APINDO, REI, dan sebagainya.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Sumbar, Luhur Budianda yang akrab disapa Budi, menyampaikan bahwa persiapan Dispar untuk mengambil bagian dalam program Galeh Babelok adalah menyiapkan data destinasi utama pariwisata Sumbar beserta fasilitas pendukung seperti restoran dan lainnya.

Dispar Sumbar juga akan mengikutsertakan PHRI, Indonesia Home Stay Association (IHSA)/Perhimpunan Homestay Sumatera Barat (PHSB), dan desa wisata dalam kegiatan Galeh Babelok.

"Selain memiliki produk berkualitas dan pengalaman mumpuni sebagai syarat mutlak untuk berpartisipasi, para pihak yang dilibatkan juga kami himbau untuk menyediakan paket-paket wisata berkualitas dengan harga menarik," jelas Budi.

Menutup perbincangan, Kepala Disperindag Novrial menginformasikan bahwa kegiatan perdana Galeh Babelok akan menyasar Kota Pekanbaru, Provinsi Riau.

"Semoga Galeh Babelok dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan terciptanya hubungan dagang, masuknya investasi, serta meningkatnya kunjungan wisata yang berujung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Sumatera Barat," pungkas Novrial. [*/AG]

Baca Juga

Pengurus Dharma Wanita Persatuan Kota Padang memberikan edukasi pencegahan bullying kepada siswa
DWP Padang Mengajar: Bekali Siswa SD dan SMP Cegah Bullying dan Penyimpangan Seksual
Camat Kuranji memimpin sosialisasi pendataan susulan bansos banjir bersama warga di Gunung Sarik
Kuranji Padang Data Ulang Bansos Banjir Susulan Tahap Kedua
Delegasi Pemerintah Kota Padang menerima penghargaan Pengelolaan Sampah dari Kemendagri di Batam
Padang Raih Peringkat 2 Nasional Pengelolaan Sampah, Kemendagri Kucurkan Insentif Rp1,5 Miliar
Deretan rumah warga berdinding kayu dan beton di permukiman menanjak dengan jalan setapak sempit
Tenggat 31 Agustus, Warga Padang Dikejar Aktivasi Perlinsos Penentu Penerima Bantuan
Seorang pejabat berseragam dinas berbicara di depan mikrofon dengan latar kain bermotif emas
Sumbar Jadi Provinsi Pertama Program Pemulihan Ekraf, 100 Pelaku UMKM Dilatih di Padang
Sejumlah petugas berseragam meninjau kawasan sungai berbatu yang terdampak banjir dengan alat berat di latar belakang
Pemko Padang dan Satgas PRR Susun Penanganan Banjir Jangka Panjang