Cekricek.id - Kondisi sekolah paling buruk di Inggris tampak seperti zona perang. Terdapat genangan air yang membanjiri dan asap beracun yang membuat siswa sakit.
Menurut laporan Daily Star, Sekolah Dasar Russell Scott di Denton, Greater Manchester, Inggris itu telah lama menjadi sorotan. Bahkan tempat tersebut dianggap sebagai sekolah paling buruk di Inggris.
Sekolah tersebut pertama kali dibuka pada lima tahun lalu. Namun karena kondisnya yang sangat buruk, bahkan beberapa anak tidak pernah berhasil untuk mengenyam pendidikan di sana.
Bahkan selama lima tahun terakhir, sekolah itu telah ditutup paksa sebanyak enam kali. Hal itu lantaran banyak bahaya yang membuat anak-anak kecil harus mengarungi air limbah.

“Selama lima tahun sejak konstruksi selesai, beberapa anak telah menjalani seluruh kehidupan sekolah mereka tanpa pernah berada di rumput,” kata Kepala Sekolah, Steve Marsland kepada The Mirror.
Siswa sekolah itu bahkan harus dievakuasi karena gas saluran pembuangan yang bocor akibat hujab deras. Hal itu pun membuat beberapa ruangan di sekolah tersebut tergenang air.
“Kami berada di area yang dibangun di sebelah jalan raya dan pusat perbelanjaan, jadi anak-anak kami datang ke sekolah hampir seperti gaya Lowry. Ini adalah satu-satunya ruang hijau di daerah itu tetapi sekarang tidak ada rumput untuk mereka bermain,” ungkapnya.
Lantaran kondisi sekolah yang sangat buruk, bahkan beberapa orang mengatakan bahwa sekolah itu seperti zona perang. Banyak kerusakan yang membuat sekolah itu cukup berbahaya untuk anak-anak.
“Para badut yang melakukan pekerjaan konstruksi menjadikannya tempat yang tidak layak untuk anak-anak. Setahun setelah pekerjaan selesai, kehadiran kami turun dari 95 persen menjadi 60 persen karena penyakit akibat asap limbah,” jelas Steve.
“Sampah membanjiri kamar mandi kami dan anak-anak bungsu kami benar-benar duduk di dalamnya. Seorang anak mengira mereka melakukan hal yang benar dengan berlutut dan mengepel kotoran mentah," tambahnya.
Lebih dari 30 persen anak mendapat makanan gratis. Namun banjir menyebabkan dapur sekolah terpaksa harus ditutup selama berminggu-minggu.
“Kami harus menutup sekolah enam kali. Ini tanpa semua penutupan karena Covid sehingga anak-anak berada di rumah untuk jumlah hari sekolah yang tidak proporsional dan kehilangan pendidikan mereka,” ujar Mr Marsland (62).

Selama tiga minggu terakhir, sekolah itu telah ditutup. Hal itu disebabkan akibat banjir yang terjadi di Sekolah Dasar Russell Scott.
Marsland sendiri telah menjadi kepala sekolah di sana selama 25 tahun. Lantaran kondisnya yang tidak bagus, bagunan ke-19 mungkin harus dihancurkan dan dibangun kembali.
“Untungnya kami memiliki tim staf yang hebat yang telah menjaga semangat dan kemajuan tinggi, jadi itu tidak mempengaruhi pendidikan mereka sebanyak yang seharusnya bisa dilakukan. Tetapi stres dan ketegangan pada staf dan orang tua kami sangat mengerikan,” kata Mr Marsland.


















