Robot Anjing Disiapkan Jaga Stasiun Riset Bulan China

Ilustrasi robot anjing yang direncanakan menjaga stasiun riset Bulan milik China

Robot anjing disiapkan untuk berpatroli dan memindai bahaya di stasiun riset Bulan China. [Foto: SCMP]

Cekricek.id — Robot anjing suatu hari nanti bisa berjalan di depan rombongan astronaut di permukaan Bulan: berpatroli mengelilingi stasiun riset, memindai medan berbahaya, dan membantu manusia mencari bebatuan yang bernilai ilmiah. Rancangan itu disusun para peneliti yang menggarap pangkalan Bulan milik China.

Mengutip South China Morning Post, Sabtu (8/8/2026), konsep tersebut membayangkan tiga astronaut bekerja berdampingan dengan mesin-mesin cerdas. Saat kru menjelajahi permukaan Bulan, satu astronaut mengarahkan dua robot anjing melintasi lanskap, sementara astronaut kedua mengumpulkan sampel batuan dan mengerjakan pekerjaan ilmiah yang lebih rinci.

Astronaut ketiga tetap berada di dalam rover bertekanan seukuran van, mengoordinasikan misi dan mengendalikan robot lain bila diperlukan. Rancangan ini disusun ilmuwan dari China Academy of Space Technology, pengembang wahana antariksa terdepan di negara tersebut.

"Manusia Memutuskan, Robot Mengerjakan"

"China memperluas batas penerbangan antariksa berawak dari orbit Bumi menuju Bulan," tulis para penulis dalam jurnal Chinese Space Science and Technology edisi Juli. Menurut mereka, eksplorasi Bulan pada masa depan akan bertumpu pada "pengambilan keputusan yang dipimpin astronaut dan robot otonom yang mengerjakan pekerjaannya".

Robot diproyeksikan memegang peran sentral dalam mengekstraksi sumber daya Bulan dan menyiapkan satelit alami Bumi itu untuk permukiman manusia jangka panjang — mulai dari memanen es air, menambang mineral, mengubah tabung lava menjadi habitat, hingga membangun dengan material setempat.

Selain itu, robot juga akan mengambil alih pekerjaan rutin: patroli dan inspeksi harian, mengatur udara dan suhu, membersihkan ruang huni, merawat tanaman, sampai menyiapkan makanan. Mereka bahkan dirancang bisa mengobrol dengan astronaut, menemani, dan meringankan tekanan psikologis akibat hidup di lingkungan yang terisolasi.

Baca juga: Studi 10 Bulan di Antarktika Ungkap Bekal Psikologis Misi ke Mars

Sudah Diuji di Gua Lava Heilongjiang

Gagasan ini bukan muncul dari ruang hampa. Sebagaimana dilaporkan GB News pada April 2025, peneliti Universitas Peking sebelumnya menguji dua robot anjing rancangan khusus di sebuah gua lava dekat Danau Jingpo, Provinsi Heilongjiang, China utara. Lingkungan gua yang gelap dan dingin itu dinilai mirip dengan ruang bawah permukaan Bulan.

Kedua robot punya desain berbeda. Satu terinspirasi trenggiling untuk operasi rumit dan bermanuver di ruang sempit; satu lagi terinspirasi salamander dengan komponen lentur untuk menyurvei medan sulit. Dalam pengujian, keduanya menavigasi gua secara otonom, mengumpulkan data spasial, membuat peta tiga dimensi, dan membawa bendera.

Baca juga: Butiran Kaca Bulan Ungkap Aktivitas Geologis 3,6 Miliar Tahun Lalu

Target: Mendarat Sebelum 2030, Stasiun Riset 2035

Rancangan robot ini menempel pada agenda antariksa China yang jauh lebih besar. Berdasarkan keterangan China Manned Space Agency (CMSA) yang dirilis pada Februari 2026, program eksplorasi Bulan berawak China menargetkan pendaratan manusia pertamanya di Bulan sebelum 2030, dengan pengembangan yang disebut berjalan lancar.

Tiga perangkat utama disiapkan untuk misi itu: roket pengangkut Long March-10, wahana berawak Mengzhou, dan pendarat Bulan Lanyue. Adapun stasiun riset Bulan internasional yang digarap bersama Rusia dan mitra lain ditargetkan berdiri pada 2035.

Baca juga: Kolaborasi Rusia-Tiongkok Wujudkan Reaktor Nuklir di Bulan pada 2035

Yang perlu dicatat, blueprint di jurnal tersebut masih berstatus konsep, bukan perangkat keras yang sudah lolos uji terbang. Jarak antara rancangan di atas kertas dan robot yang benar-benar bertahan di suhu ekstrem serta debu Bulan masih panjang.

Baca Juga

Artefak perunggu dari situs Sanxingdui yang dipamerkan di Guanghan, Provinsi Sichuan, China
Sanxingdui: Peradaban Hilang yang Ubah Asal-usul China
Ditemukannya Planet Berbatu SPECULOOS-3 b, Bola Gundul 55 Tahun Cahaya dari Bumi
Ditemukannya Planet Berbatu SPECULOOS-3 b, Bola Gundul 55 Tahun Cahaya dari Bumi
Planet Ungu, Jejak Kemungkinan Kehidupan Alien yang Selama Ini Dicari
Planet Ungu, Jejak Kemungkinan Kehidupan Alien yang Selama Ini Dicari
Alien Menumpang Meteor untuk Menjajah Kosmos? Begini Cara Mengenalinya
Alien Menumpang Meteor untuk Menjajah Kosmos? Begini Cara Mengenalinya
Ledakan Besar di Luar Angkasa akan Terjadi Tahun Ini, Siap-siap Menyaksikannya
Ledakan Besar di Luar Angkasa akan Terjadi Tahun Ini, Siap-siap Menyaksikannya
Adegan Tak Senonoh di Siaran Langsung Pertandingan Bola Voli Taiwan Picu Kemarahan Netizen
Adegan Tak Senonoh di Siaran Langsung Pertandingan Bola Voli Taiwan Picu Kemarahan Netizen