Delapan dewa penjaga arah di Candi Siwa Prambanan dibaca sebagai perwujudan Astabrata dan alat legitimasi kekuasaan Rakai Pikatan.
Delapan dewa penjaga arah di Candi Siwa Prambanan dibaca sebagai perwujudan Astabrata dan alat legitimasi kekuasaan Rakai Pikatan.
