Pemuda Muslim Indonesia

Kamus Sejarah Indonesia -

Ilustrasi: Kamus Sejarah Indonesia. [Creator Cekricek.id]

Apa Itu Pemuda Muslim Indonesia?

Pemuda Muslim Indonesia adalah organisasi pemuda yang berada di bawah Sarekat Islam. Pemuda Muslim Indonesia didirikan pada 25 November 1928 di Yogyakarta.

Pada awalnya, SI memiliki gerakan kepanduan bagi kaum pelajar muda yang bernama Pandu SIAP (Sarekat Islam Afdeling Padvenderij).

Dalam perkembangannya, muncul pemikiran-pemikiran bahwa pemuda yang sudah tidak layak lagi dalam organisasi kepanduan harus memiliki wadah agar bisa mengembangkan dirinya.

Sebulan setelah Sumpah Pemuda diikrarkan organisasi Pemuda Muslim pun terbentuk lewat prakarsa Agus Salim, Syamsurizal, SM Kartosuwiryo, Mohammad Sardjan, Soemadi, AM Sangaji, dan Abdoelgani.

Sebagai sayap organisasi dari Sarekat Islam, tentu sejarah Pemuda Muslim Indonesia tak terlepas dari dinamika Sarekat Islam.

Dalam politik, Sarekat Islam menjelma menjadi Partai Sarekat Islam Indonesia (PSII) yang memperjuangkan corak nasionalisme religius.

Pemuda Muslim Indonesia memiliki asas politik anti imperialisme, kolonialisme, atheisme dan komunisme. Dalam hal kemasyarakatan, Pemuda Muslim Indonesia bergerak dalam bidang ekonomi, koperasi, dan pendidikan.

Referensi: Kamus Sejarah Indonesia.

Baca Juga

Ilustrasi balok batu berprasasti dipotret kamera di atas tripod
Sisi Batu yang Tak Pernah Dibaca Akhirnya Terbuka Lewat Fotogrametri
Ilustrasi ruang pertemuan dengan kursi lipat dan meja bermikrofon
Usul Suksesi 1998 Ditolak Tanwir dan Jalan Amien Rais ke PAN
Deretan lampion merah tergantung di bangunan kelenteng
Rayap di Tiang 1771: Klenteng Tertua Semarang Bertahan dari Sumbangan Umat
Hamparan hutan hujan tropis terlihat dari udara
Sejarah Indonesia Masih Jarang Menempatkan Alam sebagai Pelaku
Mushaf Al-Quran terbuka di atas rehal di dalam masjid
Sebelum “Islam, Yes, Partai Islam, No”: Lima Pekan yang Mengubah Nurcholish Madjid
Tumpukan surat kabar lama yang menguning
Iklan yang Menyamar Jadi Berita: Cara Belanda Merayu Kaum Terpelajar ke Lampung