Bangkai Kapal Romawi Kuno Ditemukan di Perairan Sisilia

Ratusan guci keramik amphora tertumpuk di dasar laut, tertutup endapan dan lumut setelah terendam ribuan tahun

Ratusan amphora yang menumpuk di bangkai kapal Romawi kuno di perairan Sisilia, Italia. [Foto: Carabinieri via AFP]

Cekricek.id — Penyelam Italia menemukan bangkai kapal Romawi kuno di perairan Sisilia. Kapal itu diperkirakan berusia lebih dari 2.000 tahun dan ditemukan dengan ratusan wadah keramik yang masih terawat baik di dalamnya.

Mengutip BBC, Minggu (9/8/2026), Menteri Kebudayaan Italia Alessandro Giuli menyebut temuan tersebut sebagai “salah satu penemuan arkeologi bawah air terpenting dalam beberapa tahun terakhir”.

Bangkai kapal berada pada kedalaman sekitar 46 meter. Panjangnya 21 meter dan lebarnya 6 meter menurut keterangan kementerian kebudayaan, yang memperkirakan kapal itu berasal dari abad kedua atau abad pertama Sebelum Masehi.

Bermula dari Sesuatu yang Disangka Batu

Temuan itu berawal dari laporan nelayan. Giacomo De Mola, nelayan sekaligus penyelam bebas, menceritakan bagaimana ia menemukan kapal tersebut saat menyisir dasar laut dekat Mazara del Vallo.

Lewat unggahan di media sosial, ia menuturkan memutuskan menyelam setelah pemindainya menangkap sesuatu yang tampak seperti bongkahan batu besar.

“Saya mendekat. Dan jantung saya berhenti. Itu bukan batu,” katanya.

Yang ia lihat adalah ratusan amphora, guci keramik tinggi yang dipakai menyimpan barang pada masa kuno, umumnya anggur, minyak, atau biji-bijian.

“Ini, tanpa ragu, penemuan paling luar biasa dalam hidup saya,” ujar De Mola. “Sulit menggambarkan rasanya menjadi salah satu manusia pertama, dalam hampir dua puluh abad, yang melihat kembali tempat itu.”

Ia juga mengunggah video lokasi tersebut yang memperlihatkan belut, ikan kakap, dan sejumlah biota laut hidup di sela-sela guci.

Baca juga: Gendang Sakral Djidji Ayokwe Pulang ke Pantai Gading

Polisi Khusus Cagar Budaya Turun ke Lokasi

Penyelam dari satuan pelindung warisan budaya kepolisian Italia, yang dikenal sebagai Carabinieri Art Squad, dikirim ke lokasi. Merekalah yang menemukan posisi pasti kapal setelah mendapat informasi dari para nelayan.

Pejabat setempat menyatakan langkah pengamanan akan diambil untuk melindungi bangkai kapal selama proses penyelidikan berlangsung. Para ahli masih bekerja untuk memastikan jenis kapalnya dan mempelajari muatannya.

Dasar Laut Mediterania yang Penuh Bangkai Kapal

Dasar Laut Mediterania diperkirakan dipenuhi bangkai kapal serupa. Pada 2023, kapal dari abad pertama atau kedua Sebelum Masehi ditemukan di barat laut Roma, juga bermuatan ratusan amphora.

Sebelumnya pada 2018, kapal dagang Yunani berusia lebih dari 2.400 tahun ditemukan dalam posisi miring di lepas pantai Bulgaria. Saat itu kapal tersebut disebut sebagai bangkai kapal utuh tertua yang pernah diketahui.

Baca juga: Pusaran Plasma Mungil di Permukaan Matahari Terungkap

Amphora yang ditemukan di Sisilia menjadi penanda jalur dagang yang pernah menghubungkan pelabuhan-pelabuhan di sekitar Mediterania. Anggur dan minyak zaitun yang dulu diangkut kapal itu adalah komoditas utama yang membiayai perdagangan antarwilayah pada masanya.

Baca juga: Katalis Baru Bikin Sel Bahan Bakar Tahan 25 Ribu Jam

Baca Juga

Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berdiri berhadapan sambil berbincang
Netanyahu Tolak Rencana 15 Poin Trump untuk Gaza
Perahu kayu tradisional melaju di sungai lebar yang membelah hutan tropis saat matahari terbit, perbukitan tampak di kejauhan
Jejak Kerajaan Minangkabau Kuno: Ketika Sumatera Menjadi Jantung Perdagangan Dunia
Masjid berhalaman luas berdiri di kawasan pesisir dengan laut di belakangnya
Masjid Padang sebagai Tempat Evakuasi Tsunami
Kompleks stupa bata tua berlumut berdiri di padang rumput yang dikelilingi hutan tropis berkabut
Candi Muara Takus, Menyingkap Jejak Sejarah Panjang Sekte Bhairawa hingga Islam di Tanah Melayu
Pandangan udara kolam limbah tambang berwarna toska di kawasan tambang emas Cadia dengan perbukitan dan lahan pertanian di kejauhan
Pentagon Danai Tambang Skandium Australia USD400 Juta
Cungkup beratap gonjong Minangkabau di kompleks makam Tuanku Imam Bonjol, Desa Lotta, Minahasa
Makam Imam Bonjol di Minahasa dan Nisan yang Berubah