Cekricek.id — Pelatih kepala Juventus, Luciano Spalletti, membeberkan rencananya menjelang laga pramusim melawan Palermo di Perth. Ia memastikan kiper Mattia Perin akan diturunkan sejak menit pertama, sementara bek tengah Federico Gatti tidak masuk susunan pemain awal karena kelelahan.
Dikutip dari Football Italia, Senin (10/8/2026), Spalletti menyebut keputusan soal Perin sudah disiapkan jauh hari dan bukan reaksi atas hasil laga sebelumnya.
“Perin akan bermain melawan Palermo, itu pilihan yang sudah kami rencanakan sebelumnya. Sedangkan Gatti tidak akan bermain sejak awal karena ia sedikit kelelahan,” kata Spalletti.
Gatti tetap berpeluang turun dari bangku cadangan, tetapi dengan porsi menit yang dibatasi. Spalletti menyebut angka sekitar dua puluh menit sampai setengah jam sebagai batas yang ia siapkan untuk bek internasional Italia itu.
Rotasi di bawah mistar menjadi salah satu perhatian Spalletti sepanjang pramusim. Dengan menegaskan bahwa penampilan Perin sudah direncanakan sejak awal, ia menutup ruang tafsir bahwa keputusan itu diambil sebagai reaksi atas jalannya laga sebelumnya.
Reaksi Babak Kedua Lawan Inter Jadi Catatan Positif
Sebelum menghadapi Palermo, Juventus lebih dulu berhadapan dengan Inter dalam rangkaian pramusim. Juventus sempat tertinggal dua gol sebelum memperbaiki permainan pada babak kedua, dan bagian itulah yang paling disorot Spalletti.
“Pada babak pertama melawan Inter kami sempat ragu-ragu, meski kami memang berhadapan dengan yang terbaik di kelasnya. Saat tertinggal 2-0, orang mungkin berpikir kami tidak bisa bangkit, tetapi tim justru bereaksi sangat baik di babak kedua, bermain cepat, enak ditonton, dan mencetak gol yang indah,” ujarnya.
Spalletti menegaskan bahwa periode pramusim memang disiapkan untuk proses semacam itu. “Kami melangkah dengan tenang, selalu menambah sesuatu di kaki dan di kepala, karena kami harus menyempurnakan diri, dan untuk itulah pramusim ada,” tuturnya.
Baca juga: Romelu Lukaku Kembali ke Cinta Sejatinya, Inter Milan
Adapun soal Gatti, Spalletti tidak menyebut adanya cedera. Ia hanya memakai kata kelelahan, istilah yang pada periode pramusim umumnya berkaitan dengan pengelolaan beban latihan, bukan masalah medis yang mengancam kesiapan pemain menjelang kompetisi resmi.
Palermo Bukan Lawan yang Diremehkan
Palermo saat ini berlaga di Serie B, satu tingkat di bawah Juventus. Meski begitu, Spalletti menolak menyebut laga tersebut sekadar formalitas. Ia menilai skuad Palermo diisi banyak pemain yang sudah kenyang pengalaman di kasta tertinggi.
“Palermo memang tim Serie B, tetapi mereka punya banyak pemain yang paham betul Serie A dan pelatih yang sangat termotivasi,” kata Spalletti.
Pelatih yang dimaksud adalah Filippo Inzaghi, mantan penyerang timnas Italia yang kini menangani Palermo. Spalletti memberikan penilaian yang jauh lebih tinggi daripada sekadar basa-basi jelang pertandingan.
“Inzaghi pasti akan menjadi pelatih top. Ia seorang juara sebagai pemain, dan saya juga mengenalnya dengan baik sebagai pribadi, ia sangat rendah hati,” ujarnya.
Baca juga: AC Milan Juara Serie A, Zlatan Ibrahimovic: Saya Tepati Janji
Laga melawan Palermo menjadi bagian dari rangkaian uji coba Juventus di luar Italia sebelum Serie A bergulir. Bagi Spalletti, agenda semacam ini dipakai untuk menakar kesiapan fisik pemain sekaligus mencoba variasi susunan, termasuk rotasi di posisi kiper dan lini belakang yang menjadi topik utama konferensi persnya kali ini.





















