Uni Eropa Siapkan Kenaikan Cukai Rokok hingga 139 Persen

Ilustrasi sebungkus rokok yang terkena rencana kenaikan cukai Uni Eropa

Ilustrasi rokok. Uni Eropa menyiapkan kenaikan cukai tembakau hingga 139 persen. [Foto: Euronews]

Cekricek.id — Komisi Eropa tengah menyiapkan perombakan besar aturan pajak tembakau untuk pertama kalinya dalam satu dekade, dengan usulan menaikkan tarif minimum cukai rokok standar hingga 139 persen sekaligus memungut pajak atas vape, produk tembakau yang dipanaskan, dan kantong nikotin.

Usulan itu tertuang dalam revisi Tobacco Taxation Directive (TTD) yang diajukan Komisi Eropa pada Juli 2025. Untuk pertama kalinya, aturan tersebut menetapkan tarif cukai minimum yang berlaku di seluruh Uni Eropa bagi produk nikotin generasi baru, yang selama ini berada di luar jangkauan aturan cukai bersama. Daun tembakau mentah juga akan dimasukkan ke dalam sistem pelacakan elektronik Uni Eropa untuk menekan pasar gelap dan penghindaran pajak.

Baca juga: AS Kenakan Tarif hingga 100 Persen bagi Drone Impor, Uni Eropa Dibatasi 15 Persen

Beban Kesehatan yang Menjadi Alasan

Dikutip dari Euronews, sekitar 24 persen warga Eropa masih merokok secara rutin, dengan rentang yang sangat lebar antarnegara, dari 8 persen di Swedia hingga 37 persen di Bulgaria. Sekitar 11 persen remaja berusia 13–15 tahun tercatat mengonsumsi tembakau atau produk penggantinya. Penyakit terkait tembakau menelan biaya layanan kesehatan sekitar 25 miliar euro per tahun, sementara nilai penjualan industri tembakau di kawasan itu mencapai sekitar 130 miliar euro setiap tahun.

Profesor Martin McKee, penasihat strategis pada European Public Health Association, menilai tarif pajak yang rendah justru berfungsi sebagai subsidi bagi konsumsi produk mematikan. “Uni Eropa terus mengalami sekitar 700.000 kematian terkait tembakau setiap tahun. Ini tetap menjadi penyebab utama kanker dan penyakit kardiovaskular yang sebenarnya bisa dicegah. Dari sudut pandang kesehatan masyarakat, pajak yang lebih rendah secara efektif mensubsidi konsumsi produk yang membunuh hingga separuh penggunanya dalam jangka panjang bila dipakai sebagaimana mestinya,” katanya.

Baca juga: Uni Eropa Tambah 10,5 Juta Euro Bantuan Kemanusiaan untuk Myanmar

McKee juga menyoroti cara produk nikotin baru dipasarkan kepada anak muda. “Pemasaran dan desain produk adalah pendorong penting. Ciri yang umum meliputi rasa yang menarik bagi konsumen muda, promosi besar-besaran di media sosial, pencitraan gaya hidup, klaim bahwa produk itu modern, lebih bersih atau lebih aman, serta desain diskret yang mudah disembunyikan,” ujarnya.

Parlemen Menolak, Keputusan di Tangan Dewan

Jalan usulan tersebut tidak mulus. Parlemen Eropa menolak laporan penasihatnya sendiri atas rancangan itu pada Juni 2026. Kini pembahasan berpindah ke Dewan Uni Eropa, forum tempat pemerintah 27 negara anggota harus menyetujui kebijakan perpajakan secara bulat.

Baca juga: Indonesia dan Uni Eropa Bahas Kayu Legal di Pertemuan JIC Ke-11

Tomas Kubin, anggota Parlemen Eropa dari kelompok Patriots for Europe yang menjadi pelapor rancangan tersebut, mengingatkan bahwa lembaganya bukan penentu akhir. “Banyak orang mengira Parlemen Eropa yang memutuskan tarif cukai pada masa depan. Kami tidak. Kami memberikan pendapat yang tidak mengikat secara hukum bagi Dewan,” katanya.

Negara Anggota Bergerak Lebih Dulu

Sembari menunggu kesepakatan bersama, sejumlah negara anggota sudah menempuh langkahnya sendiri. Belgia melarang rokok elektrik sekali pakai, Prancis mengesahkan larangan serupa untuk vape sekali pakai, dan Belanda memberlakukan pembatasan ketat atas rasa pada produk nikotin.

McKee memperingatkan bahwa penundaan dalam pengambilan keputusan memiliki harga yang nyata. “Bahkan penundaan beberapa tahun saja dalam kebijakan besar pengendalian tembakau berarti tambahan jutaan perokok, penyakit yang bisa dicegah, dan kematian dari waktu ke waktu,” ujarnya.

Pembahasan di Dewan Uni Eropa masih berlangsung dan belum ada tenggat resmi kapan tarif baru itu akan diputuskan.

Baca Juga

Perdana Menteri Inggris Andy Burnham berbicara kepada wartawan
Rusia Ancam Inggris soal Drone, Burnham Bela Ukraina
Petugas keamanan berjaga di gerbang Ateneo de Zamboanga University Filipina
Penembakan Sekolah di Zamboanga Filipina, Dua Siswa Tewas
Kendaraan lapis baja Angkatan Darat Amerika Serikat dalam latihan gabungan dengan militer Korea Selatan
Trump Pangkas Latihan Militer AS-Korsel Demi Kim Jong Un
Petugas penyelamat memeriksa reruntuhan rumah yang hancur akibat serangan Israel di Lebanon selatan
UNIFIL Catat 137 Proyektil Israel Sehari di Lebanon
Tim medis berpakaian alat pelindung diri menangani penyebaran Ebola di Republik Demokratik Kongo
Wabah Ebola Kongo Terparah, 2.325 Orang Meninggal
Seorang perempuan melintas di depan mural bergambar Ayatollah Ali Khamenei dan bendera Iran di Teheran
MoU AS-Iran Berakhir, Trump Minta Iran Menyerah