Cekricek.id — Pendakwah sekaligus konten kreator Husein Ja’far Al Hadar membagikan momen tak terduga saat menghadiri nonton bareng (cinema visit) film “Seni Merayu Tuhan” di Jember, Jawa Timur. Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya pada Minggu (23/08/2026), ia menceritakan pertemuannya dengan dua calon sarjana yang menjadikan dakwahnya sebagai bahan skripsi.
“Senang sekali pas kemarin cinema visit film Seni Merayu Tuhan di Jember, ada 2 calon sarjana dari UIN KHAS Jember yg nemuin dgn bawa skripsinya yg bahas dakwah saya, dan fresh sekali,” tulis Husein, dikutip dari unggahannya.
Baca juga Kemendag Klarifikasi BYD soal Penanganan Konsumen
Dalam foto yang dibagikan, Husein tampak berpose sambil memegang salah satu naskah skripsi bersama seorang mahasiswa yang ditemuinya di lokasi. Ia mengaku terkejut sekaligus senang karena topik skripsi yang diangkat kali ini berbeda dari biasanya.
Bahas Jokes hingga Program Beda Universe
Husein menjelaskan bahwa skripsi yang membahas dakwahnya biasanya berkutat pada tema toleransi maupun moderasi beragama. Namun dua skripsi yang ia temui di Jember mengangkat sudut pandang yang lebih spesifik dan jarang dibahas sebelumnya.
Baca juga Iran Peringatkan Negara Tetangga soal Sanksi AS
“Kalau yg dibahas soal toleransi, moderasi, dll sudah sering. Ini bahas jokesnya, wow Jobib alias Jokes Habib jadi skripsi. Dan yg satu lg bahas program Beda Universe yg baru beberapa bulan ini saya bikin,” ungkap Husein.
Baca juga PTI Adukan Pemerintah Pakistan soal Perawatan Imran Khan
Ia menyebut salah satu skripsi mengulas program lawas “Jokes Habib” miliknya, sementara skripsi lainnya mengangkat program barunya yang bertajuk “Beda Universe”. Menurut Husein, kedua topik itu terbilang segar karena belum banyak diangkat dalam penelitian akademis sebelumnya.
Dapat Insight Objektif dari Akademisi
Husein mengaku bersyukur karena kehadiran skripsi-skripsi tersebut memberinya sudut pandang baru yang lebih objektif dan akademis terhadap dakwah yang selama ini ia jalankan. Ia menilai kritik dari sisi akademik penting untuk terus mengevaluasi kontennya.
“Senang sekali krn dari skripsi semacam itu, saya jadi dapat insight objektif, kritik, dan akademis utk evaluasi dakwah saya,” kata Husein.
Ia turut mengucapkan selamat kepada kedua mahasiswa yang ditemuinya, serta memberi semangat kepada mahasiswa lain yang tengah menyelesaikan skripsi dengan topik serupa. Unggahan Husein itu mendapat respons antusias dari warganet, dengan puluhan ribu like dan ratusan komentar dalam waktu singkat.
“Selamat buat keduanya, dan bismillah buat yg sedang & akan menyelesaikan skripsinya, termasuk ttg dakwah saya,” tulis Husein menutup unggahannya.
















