Kelebihan Protein dapat Sebabkan Kerusakan Ginjal Hingga Berat Badan Naik

Kelebihan Protein dapat Sebabkan Kerusakan Gijal Hingga Berat Badan Naik

Ilustrasi. [Canva]

Cekricek.id – Protein memang sangat penting untuk tubuh. Pasalnya, protein berperan dalam pembentukan dan perbaikan sel serta jaringan dalam tubuh. Protein dapat membantu tubuh menjadi lebih kuat untuk menjalani aktivitas yang ada.

Orang yang kekurangan protein dalam tubuhnya dapat menimbulkan gejala seperti rambut rontok, saat tubuh sakit akan lama pulih, rentan terkena infeksi, hingga menyebabkan tubuh malnutrisi.

Kendati begitu, mengonsumsi protein secara berlebihan dapat memicu terjadinya masalah kesehatan yang serius pada tubuh. Idealnya, konsumsilah protein sesuai dengan jumlah asupan protein harian yang perlukan oleh tubuh.

Menurut The DRI (Dietary Reference Intake), protein yang diperlukan 0,8 gram protein per kilogram berat badan. Melansir dari berbagai sumber, berikut bahaya yang mengintai akibat konsumsi protein yang berlebihan.

Membahayakan ginjal

Berita terbaru hari ini: Batu ginjal

Asupan protein yang berlebihan ke dalam tubuh, dapat membuat ginjal bekerja dengan ekstra. Di dalam tubuh, protein diolah menjadi asam amino yang kemudian berubah menjadi urea.

Urea ini perlu disaring dan dibuang oleh ginjal melalui urine. Apabila terlalu banyak protein yang dibuang lewat urin, lama-kelamaan bisa merusak ginjal.

Dapat memicu penyakit gastrointestinal

penyakit gastrointestinal

Penyakit gastrointestinal mengacu pada penyakit yang melibatkan saluran pencernaan yaitu kerongkongan, lambung, usus kecil, usus besar, dan anus.

Jika tubuh mendapatkan protein dalam jumlah yang banyak, maka akan menimbulkan penyakit saluran cerna seperti sembelit dan kembung. Hal ini disebabkan tubuh kekurangan serat yang mengganggu sistem pencernaan.

Berat badan naik

Lampiran Gambar

Kebanyakan orang banyak yang melakukan diet protein untuk menurunkan berat badannya. Namun, konsumsi protein yang terlalu banyak justru dapat membuat berat badan menjadi naik. Hal ini dikarenakan protein yang berlebih masuk ke tubuh akan disimpan sebagai jaringan lemak.

Baca juga: Berat Badan Susah Turun Padahal Sudah Diet, Kenali 6 Penyebabnya

Bau mulut

Bau mulut

Saat kamu mengurangi konsumsi makanan berkarbohidrat dan beralih dengan mengonsumsi protein secara berlebihan dapat menyebabkan tubuh mengalami kondisi yang disebut sebagai ketosis. Di mana membuat zat kimia keton menumpuk di dalam tubuh. Hal inilah yang memicu terjadinya bau mulut.

Dehidrasi

Minum air hangat memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh. Air hangat dipercaya dapat melancarkan pencernaan, tidak hanya itu air hangat dipercaya mampu mengatasi pegal pada tubuh.

Protein yang masuk ke dalam tubuh akan dipecahkan menjadi asam amino. Di mana proses itu dapat membuat tubuh kehilangan cairan. Otomatis ketika tubuh kamu kelebihan protein akan menyebabkan dehidrasi. [*]

---
Baca berita terbaru hari ini hanya di Cekricek.id

Tag:

Baca Juga

Wali Kota Padang Panjang menerima penghargaan kesehatan dari Kemendagri
Padang Panjang Raih Apresiasi Kemendagri, Terima Rp1,5 Miliar untuk Kesehatan
Ilustrasi stetoskop yang dipakai memeriksa detak jantung pasien.
Stetoskop AI Terbukti Sering Lewatkan Murmur Jantung pada Kucing dan Anjing
Wali Kota Pariaman Yota Balad menerima penghargaan Terbaik I Kategori Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan
Pariaman Raih Terbaik I Kesehatan, Dapat Bantuan Rp2 Miliar dari Kemendagri
Panel Tujuh Protein Darah Diklaim Lebih Akurat Deteksi Tahap Lanjut Alzheimer
Panel Tujuh Protein Darah Diklaim Lebih Akurat Deteksi Tahap Lanjut Alzheimer
Pemantauan Digital Mingguan Kurangi Kelelahan Pasien Kanker Payudara Metastatik, Uji Klinis 909 Pasien
Pemantauan Digital Mingguan Kurangi Kelelahan Pasien Kanker Payudara Metastatik, Uji Klinis 909 Pasien
Ilustrasi kapsul Orion dengan boneka uji radiasi Zohar dan Helga di misi Artemis I
Rompi Antiradiasi AstroRad Diuji di Misi Artemis I, Pangkas Paparan hingga 60 Persen