Cekricek.id — Pasien kanker payudara metastatik yang mendapat pemantauan mingguan lewat aplikasi digital melaporkan kelelahan yang jauh lebih ringan dan kemampuan menjalani aktivitas harian yang lebih baik dibanding pasien yang hanya dipantau lewat kuesioner tiga bulanan, menurut uji klinis acak berskala besar yang melibatkan 909 pasien di 52 pusat kanker di Jerman. Konsep perawatan digital bernama PRO B itu kini direkomendasikan Komite Federal Bersama (G-BA) Jerman untuk masuk ke standar perawatan nasional.
Temuan itu dipaparkan Maria M. Karsten, dokter senior di Charité Breast Cancer Center, bersama Christoph Kowalski, direktur departemen di German Cancer Society (Deutsche Krebsgesellschaft), dan tim peneliti dari Charité — Universitätsmedizin Berlin lewat artikel Electronic Patient-Reported Outcome Monitoring With Alert-Based Interventions in Metastatic Breast Cancer: A Randomized Clinical Trial dalam jurnal JAMA Oncology pada 2026.
Cek Mingguan Lewat Aplikasi, Bukan Obat Baru
Dalam skema PRO B, pasien kelompok intervensi mengisi laporan kondisi mereka sendiri lewat aplikasi setiap pekan, mencakup gejala seperti kelelahan, nyeri, dan kemampuan bergerak. Begitu sistem mendeteksi jawaban yang menunjukkan perburukan gejala, tenaga kesehatan segera dihubungi untuk menindaklanjuti sebelum kondisi pasien memburuk lebih jauh. Kelompok pembanding hanya mengisi penilaian serupa setiap tiga bulan sesuai jadwal kontrol rutin.
“Kami mencapai semua ini bukan lewat obat baru, melainkan sekadar dengan secara rutin dan sistematis menilai kondisi para perempuan itu dan menindaklanjutinya,” kata Karsten.
Kelelahan Berkurang, Rawat Inap Lebih Jarang
Hasil uji klinis menunjukkan kelompok yang memakai PRO B melaporkan tingkat kelelahan yang lebih rendah, kapasitas fisik yang lebih baik, dan jumlah rawat inap yang lebih sedikit dibanding kelompok kontrol. Salah satu partisipan penelitian, Stephanie Neumann-Johnston, 51 tahun, menggambarkan pengalamannya memakai aplikasi itu sebagai penyelamat dalam masa pengobatannya.
“Saya merasa aplikasi ini sudah menyelamatkan hidup saya beberapa kali,” kata Neumann-Johnston.
Direkomendasikan Masuk Standar Perawatan Nasional
Berdasarkan hasil itu, G-BA merekomendasikan pendekatan pemantauan berbasis laporan pasien elektronik semacam PRO B diadopsi sebagai bagian dari standar perawatan kanker payudara metastatik di Jerman. Christoph Kowalski dari German Cancer Society menilai temuan ini seharusnya mendorong sistem kesehatan untuk tidak menunda adopsi pendekatan yang terbukti membawa manfaat medis sekaligus ekonomis.
“Kalau sebuah konsep perawatan baru menawarkan manfaat medis dan ekonomi, kita semestinya tidak menahannya dari perempuan-perempuan dengan kondisi paling berat,” kata Kowalski.
Baca juga: Lucy Davis, Dawn di “The Office” Versi Inggris, Ungkap Kanker Payudara Stadium 4
[Foto: Ilustrasi/Pexels]





















