Cekricek.id — Aston Villa membuka musim Liga Primer Inggris dengan mimpi buruk. Bertandang ke Amex Stadium, Minggu (23/08/2026), pasukan Unai Emery dibantai tuan rumah Brighton and Hove Albion dengan skor telak 4-0. Seluruh gol tuan rumah lahir di babak pertama, sebelum tim tamu kehilangan satu pemain karena kartu merah.
Petaka Villa dimulai pada menit kedelapan ketika bek Victor Lindelöf mencetak gol bunuh diri. Sepuluh menit berselang, bek kiri Brighton Maxim De Cuyper menggandakan keunggulan tuan rumah. Jack Hinshelwood kemudian menuntaskan perlawanan Villa dengan dua gol dalam rentang sekitar 80 detik, yakni pada menit ke-30 dan ke-31.
Keadaan bertambah runyam bagi tim tamu pada menit ke-40. Gelandang Joao Gomes diusir wasit setelah melepaskan tendangan ke arah pemain Brighton, Georginio Rutter. Villa pun harus menjalani sepanjang babak kedua dengan sepuluh pemain, meski akhirnya mampu menahan tuan rumah agar tidak menambah gol.
Emery Tak Bisa Menjelaskan Kerontokan Timnya
Emery mengakui anak asuhnya sebenarnya memulai laga dengan menjanjikan sebelum runtuh dalam tempo singkat. “Kami memulai dengan sangat baik. Lalu saya tidak bisa memahami mengapa dalam 20 menit kami kehilangan seluruh pertandingan dan satu pemain,” kata pelatih Aston Villa itu, menurut laporan Sky Sports, Minggu (23/08/2026).
Baca juga Konsa Resmi Gabung Arsenal dari Aston Villa
Kapten Villa John McGinn menyebut kesalahan sendiri sebagai biang keladi kekalahan. “Gol-gol yang kami kebobolan sangat buruk. Kami minta maaf kepada para pendukung. Tapi saya bangga dengan cara kami bereaksi di babak kedua,” ujar gelandang asal Skotlandia tersebut.
Kekalahan ini menjadi awal terburuk bagi Emery sejak menangani Villa. Timnya bahkan gagal melepaskan satu pun tembakan tepat sasaran sepanjang pertandingan.
Hurzeler Puji Kematangan Brighton
Di kubu tuan rumah, Fabian Hurzeler menolak anggapan bahwa kemenangan besar itu semata-mata buah keunggulan jumlah pemain. “Kami mencetak beberapa gol yang bagus. Kartu merah itu mengubah jalannya pertandingan, tetapi semua gol yang kami cetak terjadi saat 11 lawan 11,” tutur pelatih kepala Brighton tersebut.
Baca juga Arsenal Gilas Coventry 3-0 di Laga Pembuka Liga Primer
Hinshelwood, yang menjadi bintang lapangan dengan dua golnya, menilai intensitas sejak menit awal menjadi pembeda. “Kami membawa energi dan intensitas itu. Kami sangat pantas mendapatkan empat gol,” sebut gelandang Brighton itu.
Sebelum laga, Hurzeler justru melontarkan pujian tinggi kepada rekan sejawatnya. “Unai Emery adalah salah satu pelatih terbaik di dunia,” jelas Hurzeler, menurut keterangan tertulis Brighton and Hove Albion, Minggu (23/08/2026).
Dominasi Total di Amex Stadium
Statistik pertandingan memperlihatkan betapa timpangnya jalannya laga. Brighton menguasai bola 72,9 persen berbanding 27,1 persen milik Villa. Tuan rumah melepaskan 21 percobaan dengan enam di antaranya mengarah ke gawang, sementara tim tamu hanya membuat enam tembakan tanpa satu pun tepat sasaran.
Baca juga Enzo Maresca Jelang Debut Liga Primer Man City
Brighton juga unggul dalam perolehan sepak pojok dengan lima berbanding dua. Gol bunuh diri Lindelöf berawal dari umpan buruk Pau Torres di daerah pertahanan sendiri, sebuah kesalahan yang langsung dihukum tuan rumah dan menjadi pemicu keruntuhan Villa.
Hasil ini melengkapi pekan pembuka yang penuh kejutan di Liga Primer Inggris. Sebelumnya, Manchester United takluk 0-2 di kandang tim promosi Hull City, sementara Tottenham Hotspur dipermalukan Brentford 0-3. Arsenal, sang juara bertahan, membuka musim dengan kemenangan 3-0 atas Coventry City.
Bagi Hurzeler, tiga poin perdana ini menjadi modal penting menjelang jadwal padat yang menanti Brighton. Sementara Emery harus segera membenahi lini belakang dan disiplin pemainnya sebelum laga berikutnya, jika tak ingin awal musim ini berubah menjadi krisis berkepanjangan.
















