Cara Menyikapi Orang Tua yang Non-Muslim Menurut Ustaz Adi Hidayat

Cara Menyikapi Orang Tua yang Non-Muslim Menurut Ustaz Adi Hidayat

Menyikapi Orang Tua Beda Agama [Canva]

Cekricek.id, Portal Islam - Sebenarnya ada cara dalam menyikapi orang tua yang non muslim. Alias jika memutuskan untuk berbeda agama dengan orang tua entah itu dengan cara mualaf atau lain sebagainya. Sebagaimana yang diungkapkan oleh Ustaz Adi Hidayat dalam tayangan di channel YouTube pribadinya mengutip pada Sabtu (11/2/2023).

Hal ini berawal dari pertanyaan salah seorang netizen yang menyatakan jika dirinya mualaf pada tahun 2016 lalu. Tapi tentu ada berbagai rintangan yang dirinya hadapi berkaitan dengan hal tersebut. Termasuk di antaranya adalah susah untuk meyakini orang tua atau memberikan restu berkaitan dengan pilihannya tersebut.

Maka dari itu ia ingin menanyakan langsung kepada Ustaz Adi Hidayat bagaimana cara untuk menyikapi sikap orang tua yang demikian. Untuk itu ustaz yang dikenal begitu cerdas ini pun langsung memberikan penjelasan.

Terkait dengan bagaimana harus menyikapi orang tua yang non muslim terutama jika seorang anak memutuskan untuk menjadi mualaf. Hal pertama yang harus dipahami adalah seorang anak wajib untuk memahami kondisi orang tua. Karena bagaimanapun juga pasti berat melepaskan anak yang telah ia didik sedemikian rupa.

“Semoga Allah melembutkan hati orang tuanya tapi juga ingat bagaimana perjuangan menjadi orang tua itu tidak mudah,” ucapnya.

Apalagi Allah telah memerintahkan kepada seorang hamba terkhususnya untuk berbuat baik kepada orang tua. Tetapi jika ingin menyampaikan ke sah atau hal yang dirasa tidak benar atas tindakan orang tua. Maka ada baiknya sampaikan dengan lembut alias perlahan.

“Renungkan dulu bagaimana ibumu berkorban luar biasa untukmu setelah itu divisualisasikan.”

Menolak Dengan Halus

Cara Menyikapi Orang Tua yang Non-Muslim Menurut Ustaz Adi Hidayat

Bahkan terkadang orang tua tetap berkeinginan untuk anaknya dapat kembali ke agama semula dengan berbagai macam cara. Entah itu melewat bujukan untuk menghadiri upacara atau ritual agama tertentu dan lain sebagainya.

Sebagai seorang yang telah memutuskan untuk menjadi seorang mualaf ada baiknya untuk menolak hal tersebut secara halus.

Sementara cara untuk menyikapi lain yang dari perilaku orang tua adalah tetap menjaga tutur kata yang sopan. Serta lebih memberikan perhatian contohnya saja dapat memberikan masakan secara rutin kepada orang tua atau mengunjunginya.

Baca juga: Begini Cara Cepat Move On Menurut Islam

Selain tidak pernah mengabaikan peran sebagai seorang anak hal tersebut juga dapat lambat laun mengetuk hati orang tua. Setelah melihat banyaknya perubahan positif yang terjadi kepada anaknya. Serta juga dapat mengajak orang tua perlahan-lahan mengenal Islam walau tidak secara langsung disampaikan.

Baca Juga

Mushaf Al-Quran terbuka di atas rehal di dalam masjid
Sebelum “Islam, Yes, Partai Islam, No”: Lima Pekan yang Mengubah Nurcholish Madjid
Dua lembar naskah kuno berbahasa Arab yang menguning dengan kaca pembesar di atasnya
Hoesein Djajadiningrat, Bangsawan Banten yang Menulis Islam Nusantara dengan Kacamata Leiden
Masjid Raya Baiturrahman di Banda Aceh dengan kubah hitam dan bayangannya di kolam pantul
Traktat 1871, Hikayat Perang Sabil, dan Tiga Dasawarsa Perang Aceh
Menteri Agama dan sejumlah tokoh berpakaian putih menengadahkan tangan memanjatkan doa bersama di atas panggung
Menag Sebut Doa dan Harmoni Benteng Ketahanan Bangsa
Pengaruh Islam terhadap Budaya Melayu: Warisan yang Hidup hingga Kini
Pengaruh Islam terhadap Budaya Melayu: Warisan yang Hidup hingga Kini
Berita Riau Hari Ini: 34.271 Warga Riau Hafidz Al-Quran Berkat Program Satu Guru Hafidz Satu Desa
34.271 Warga Riau Hafidz Al-Quran Berkat Program Satu Guru Hafidz Satu Desa