Chivu: Inter Mulai dari Nol meski Jadi Tim yang Diburu

Pelatih kepala Inter Milan, Cristian Chivu, dalam konferensi pers jelang laga pembuka Serie A 2026/2027.

Pelatih kepala Inter Milan, Cristian Chivu, dalam konferensi pers jelang laga pembuka Serie A 2026/2027. [Foto: Inter Milan]

Cekricek.id — Pelatih Inter Milan Cristian Chivu menegaskan timnya memulai musim Serie A 2026/2027 dari titik nol meski menyandang status juara bertahan sekaligus tim yang paling diburu lawan. Pernyataan itu disampaikan dalam konferensi pers menjelang laga pembuka melawan Monza, menurut keterangan tertulis Inter Milan, Jumat (21/08/2026).

Inter menjamu Monza pada giornata pertama Serie A 2026/2027 di Stadion Giuseppe Meazza, San Siro, Milan, Sabtu (22/08/2026) pukul 18.30 waktu setempat. Wasit Livio Marinelli ditunjuk memimpin pertandingan tersebut. Monza kembali ke kasta tertinggi setelah lolos lewat babak play-off Serie B, dan ini menjadi pertemuan ketujuh kedua klub di Serie A.

“Kami memulai lagi dari nol, dengan kesadaran penuh bahwa kami adalah tim yang harus dikalahkan dan tidak ada yang akan memberi kami apa pun secara cuma-cuma,” kata Chivu. “Kami akan melakukan segala hal yang bisa kami lakukan untuk tetap kompetitif dan meraih ambisi kami.”

Bicara Standar, Bukan Formasi

Ditanya soal kemungkinan perubahan gaya bermain dan formasi, pelatih asal Rumania itu menolak masuk ke perdebatan taktik. Ia memilih menekankan tolok ukur penampilan yang sudah dibangun skuadnya dalam beberapa musim terakhir.

“Anda berbicara soal formasi, identitas, dan kejutan. Saya berbicara soal standar,” ujarnya. “Tim ini sudah menunjukkan bisa tampil pada level yang sangat tinggi, dan kami masih bisa menaikkan lagi standar itu. Kelompok ini punya kerendahan hati dan kelaparan, mereka sudah membuktikannya dari waktu ke waktu, dan mereka tahu masih banyak pekerjaan yang bisa kami lakukan.”

Baca juga Dalot Harap Leao Bertahan dan Terus Sukses di AC Milan

Chivu juga menyatakan puas dengan komposisi pemain yang tersedia. “Sudah menjadi kewajiban dan target kami untuk terus membaik. Kami sedang membangun apa yang ingin kami capai pada masa depan,” katanya. “Kami punya skuad berkualitas tinggi yang kompetitif, baik untuk saat ini maupun untuk tahun-tahun mendatang, jadi kami memulai dari posisi yang sangat bagus.”

Lautaro Tetap Kapten di Tengah Rumor

Sebagian besar pertanyaan wartawan mengarah pada kabar bursa transfer yang mengaitkan kapten tim Lautaro Martinez dengan klub lain. Chivu menyebut rumor semacam itu sebagai konsekuensi wajar dari kualitas pemainnya.

“Bursa transfer selalu begini, cerita-cerita akan selalu muncul. Kalau orang membicarakan pemain kami, itu karena mereka diakui sebagai pemain top di seluruh dunia,” kata Chivu. “Lautaro adalah kapten kami, juara Piala Dunia 2022, dan musim panas ini ia kembali mencapai satu final besar. Kami ingin menjaganya tetap dekat karena ia mewakili semua yang pernah kami capai, semua yang kami jalani hari ini, dan semua yang ingin kami jadi pada masa depan. Lautaro bersama kami dan ia akan lama bersama kami.”

Baca juga El Mala Bertahan di Koeln dengan Kontrak sampai 2031

Soal kesiapan fisik sang penyerang, Chivu masih menahan keputusan hingga menit terakhir. “Ia kembali lebih lambat dibanding yang lain, jadi pramusimnya juga dimulai lebih lambat. Kami akan lihat kondisinya sampai besok sebelum mengambil keputusan,” ucapnya.

Jones dan Spence Perkuat Kedalaman Skuad

Inter menutup bursa dengan menambah gelandang Curtis Jones dan bek Djed Spence. Chivu menyambut kedatangan Jones sebagai penambahan opsi di lini tengah yang sudah padat.

Baca juga Barcelona Juara Gamper Usai Tekuk Al Ahly 2-1

“Saya sangat senang Jones bergabung dengan kami. Ia memberi kami kesempatan mendatangkan pemain dengan kualitas yang sangat spesifik, dan ia menunjukkan komitmen penuh untuk datang ke sini,” kata Chivu. “Kami sudah membangun sesuatu yang berharga selama bertahun-tahun, dan dengan rekrutan seperti dia kami bisa menaikkan level lebih tinggi lagi.”

Mengenai Spence yang diproyeksikan mengisi sisi kanan, Chivu enggan membandingkannya dengan pemain lain. “Kami tidak akan pernah membandingkan satu pemain dengan pemain lain karena setiap orang punya kualitas berbeda. Kami mendatangkannya karena ia cocok dengan apa yang ingin kami bangun,” ujarnya.

Chivu menutup konferensi pers dengan menolak label unggulan yang dilekatkan pada timnya. “Kami tidak takut siapa pun. Setiap musim dimulai dari nol. Ada banyak kandidat dan semua ingin bersaing,” katanya. “Saya tidak bicara soal tujuan akhir atau trofi, saya bicara soal siapa kami hari ini. Satu target kecil dalam satu waktu, satu pertandingan dalam satu waktu. Pertama Monza, lalu Cagliari, dan seterusnya.”

Baca Juga

Para pemain Bayern Munich menjalani latihan terakhir menjelang Franz Beckenbauer Supercup di Dortmund.
Supercup Jerman: Bayern Bidik Trofi di Kandang Dortmund
Gelandang Curtis Jones dalam potret resmi yang dirilis Liverpool saat menyampaikan pesan perpisahannya.
Curtis Jones Pamit dari Liverpool Setelah 16 Tahun
Denzel Dumfries memegang jersey bernomor 24 bersama Presiden Real Madrid Florentino Perez di Ciudad Real Madrid.
Dumfries: Bermain di Real Madrid Impian Semua Orang
Bukayo Saka melepaskan tembakan pada laga Arsenal melawan Coventry City di Emirates Stadium, London.
Arsenal Gilas Coventry 3-0 di Laga Pembuka Liga Primer
Suasana laga uji coba PSS Sleman kontra PSM Makassar di Stadion Maguwoharjo.
Huistra Puas Intensitas Uji Coba PSS Lawan PSM
Jose Mourinho dalam konferensi pers jelang laga kontra Espanyol.
Mourinho Waspadai Espanyol Jelang Laga Perdana LaLiga